Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Air Rebus Vs Air Saring: Apa Perbedaan Kandungan Mineralnya? Lebih Sehat yang Mana?

Bhagas Dani Purwoko • Kamis, 18 September 2025 | 17:58 WIB
Photo
Photo

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Memilih air minum yang sehat adalah hal penting bagi kesehatan kita.

Ada berbagai cara untuk mendapatkan air minum yang aman, dua di antaranya adalah dengan merebus air dan menyaringnya menggunakan filter.

Namun, apakah ada perbedaan kandungan mineral antara air minum rebus dan air minum hasil penyaringan?

Air Minum Rebus

Merebus air adalah metode tradisional yang terbukti efektif membunuh bakteri, virus, dan mikroorganisme berbahaya lainnya.

Saat air mendidih, mikroba-mikroba ini tidak dapat bertahan hidup. Namun, bagaimana dengan kandungan mineralnya?

Proses perebusan tidak menghilangkan mineral yang terkandung dalam air. Mineral seperti kalsium, magnesium, dan kalium tetap ada.

Bahkan, karena sebagian air menguap saat direbus, konsentrasi mineral ini bisa sedikit meningkat.

Namun, perlu diingat, merebus air tidak menghilangkan zat kimia berbahaya seperti timbal atau pestisida. Proses ini hanya efektif untuk sterilisasi.

Air Minum Hasil Penyaringan

Metode penyaringan menggunakan filter air modern, seperti filter karbon aktif atau sistem reverse osmosis (RO), bekerja dengan cara yang berbeda.

Filter karbon aktif dapat menyerap zat kimia organik, klorin,, serta bau dan rasa yang tidak sedap.

Namun, filter jenis ini biasanya tidak menghilangkan mineral alami dalam air. Sementara itu, sistem reverse osmosis (RO) bekerja dengan memaksa air melalui membran semipermeabel yang sangat halus.

Proses ini sangat efektif dalam menghilangkan hampir semua kontaminan, termasuk bakteri, virus, pestisida, dan bahkan sebagian besar mineral.

Inilah sebabnya mengapa air hasil penyaringan RO sering disebut sebagai "air murni" atau "air demineralisasi". Air ini memiliki kandungan mineral yang sangat rendah, hampir nol.

Perbedaan Utama dan Dampaknya

Perbedaan mendasar antara air rebus dan air saring terletak pada kandungan mineralnya. Air rebus mempertahankan mineral alaminya, sedangkan air saring (khususnya dengan sistem RO) akan menghilangkan sebagian besar mineral tersebut.

Beberapa ahli kesehatan berpendapat bahwa air minum seharusnya mengandung mineral karena tubuh memerlukannya untuk fungsi yang optimal.

Mineral seperti kalsium dan magnesium berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, saraf, dan otot.

Mengonsumsi air yang bebas mineral secara terus-menerus dikhawatirkan dapat memicu kekurangan mineral tertentu jika tidak diimbangi dengan asupan dari makanan.

Namun, beberapa pendapat lain menyebutkan bahwa sebagian besar mineral yang dibutuhkan tubuh sebenarnya berasal dari makanan, bukan dari air minum.

Karena itu, kekurangan mineral akibat minum air demineralisasi tidak perlu terlalu dikhawatirkan selama kita memiliki pola makan yang sehat dan seimbang.

Kesimpulan

Baik air rebus maupun air saring memiliki kelebihan masing-masing. Air rebus efektif membunuh mikroorganisme tanpa menghilangkan mineral.

Sementara itu, air saring (khususnya dengan sistem RO) mampu menghilangkan berbagai kontaminan, termasuk mineral.

Pilihan terbaik kembali pada preferensi dan kebutuhan individu. Jika Anda ingin air yang bebas dari kontaminan dan juga mineral, air hasil penyaringan RO adalah pilihan tepat.

Namun, jika Anda ingin mempertahankan mineral alami dalam air, merebus air adalah cara yang efektif. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#sehat #kandungan #air saring #air rebus #kesehatan #mineral