RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan langkah besar, melalui pendirian “Sovereign AI Fund” agar dapat menjadi pusat regional kecerdasan buatan (AI) Asia Tenggara. Rencana tersebut diungkapkan pada awal minggu ini (11/8).
Strategi ini tercantum dalam dokumen pemerintah sepanjang 179 halaman. Menurut Reuters, disebut dana ini akan dikelola oleh Danantara Indonesia dengan nilai investasi aset lebih dari US$900 miliar. Peluncurannya ditargetkan antara 2027–2029, lewat model pendanaan publik-swasta.
Dalam dokumen itu juga dicantumkan beberapa hambatan, mulai dari kekurangan talenta AI, infrastruktur digital yang masih timpang, dana riset minim, sampai risiko privasi dan kebocoran data. “Indonesia masih dalam tahap awal pemanfaatan AI,” sebut dokumen tersebut.
Meskipun demikian, raksasa teknologi seperti Nvidia dan Microsoft sudah menunjukkan minat mereka untuk terlibat di proyek AI Indonesia melalui kunjungan kerja beberapa tahun belakangan. Ditambah juga, laporan Boston Consulting Group mengungkapkan ASEAN, termasuk Indonesia, bisa mendapatkan dorongan pendapatan kapita dramatis dari AI pada 2027 nanti. (jea-mgg/edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana