Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mengenal Kolagen, Zat Pemulus Kulit yang Jadi Salah Satu Kunci Awet Muda

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 1 Agustus 2025 | 04:28 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kolagen, protein paling melimpah dalam tubuh manusia, belakangan menjadi sorotan dunia kesehatan dan kecantikan. Membentuk 30 persen total protein tubuh dan 70 persen struktur kulit, kolagen berperan sebagai "lem" yang menyatukan tulang, otot, kulit, dan tendon.

Kolagen terdiri dari asam amino, terutama glisin, prolin, dan hidroksiprolin. Terdapat setidaknya 28 jenis kolagen, namun yang paling umum dalam tubuh manusia adalah tipe I, II, dan III. Kolagen tipe I ditemukan di kulit, tendon, tulang, dan jaringan ikat; tipe II dominan di tulang rawan; dan tipe III terdapat pada organ dan pembuluh darah.

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami dalam tubuh menurun. Studi dalam Journal of Cosmetic Dermatology menunjukkan bahwa setelah usia 25 tahun, tubuh kehilangan sekitar 1% kolagen setiap tahunnya, yang mengakibatkan kulit keriput, sendi kaku, serta massa otot dan tulang menurun.

Menurut National Institutes of Health (NIH) dan publikasi dalam Dermato-Endocrinology (2012), kolagen bertanggung jawab dalam:

Studi Dermatology Practical & Conceptual (2025) menyebut konsumsi kolagen selama sekitar empat bulan meningkatkan kelembapan kulit hingga 28 persen, serta meningkatkan kepadatan tulang hingga 7 persen. Tentu konsumsi kolagen cocok bagi masyarakat dewasa dan lanjut usia yang masih ingin bergerak aktif setiap hari.

Manfaat Kolagen Berdasarkan Bukti Ilmiah

1. Kesehatan Kulit
Sebuah studi acak terkontrol dalam Skin Pharmacology and Physiology (2014) menemukan bahwa konsumsi kolagen peptida selama 8 minggu secara signifikan meningkatkan kekencangan dan kelembapan kulit pada wanita usia 35–55 tahun. Efek ini terutama terlihat pada jenis kolagen tipe I dan III.

2. Kesehatan Sendi dan Tulang
Penelitian dalam Current Medical Research and Opinion (2008) menunjukkan bahwa kolagen hidrolisat dapat mengurangi nyeri sendi pada atlet dan individu lansia. Kolagen tipe II sangat penting untuk kesehatan tulang rawan dan telah terbukti membantu pada kasus osteoartritis ringan hingga sedang.

3. Regenerasi Jaringan dan Penyembuhan Luka
Kolagen mendukung proses regenerasi jaringan. Studi dalam jurnal Wound Repair and Regeneration (2011) menyebutkan bahwa aplikasi kolagen topikal atau konsumsi oral membantu mempercepat penyembuhan luka dan perbaikan jaringan.

4. Memperkuat Rambut dan Kuku
Asam amino dalam kolagen (prolin) adalah bahan baku keratin, yang berfungsi membentuk rambut. Studi Journal of Cosmetic Dermatology (2024) membuktikan, suplementasi kolagen meningkatkan pertumbuhan rambut 12 persen dalam 6 bulan.

5. Menjaga Kesehatan Usus
Kolagen mengandung glisin yang memperbaiki dinding usus. Penelitian Gut Microbiota Journal (2025) menemukan, 15 gram kolagen per hari mengurangi peradangan usus pada 72 persen pasien.

6. Mendukung Kesehatan Jantung
Struktur arteri bergantung pada kolagen tipe III. Asupan kolagen terbukti meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah 9 persen menurut American Heart Association.

Masalahnya, kolagen tidak dapat diserap secara utuh oleh tubuh karena sifatnya sebagai protein utuh. Saat dicerna, kolagen mengalami proses katabolisme terlebih dahulu, yakni dipecah menjadi asam amino, kemudian baru dikembalikan jadi kolagen lagi melalui proses anabolisme.

Namun jangan khawatir, suplai kolagen tambahan dapat diperoleh dari kaldu tulang sapi dan ayam, serta berbagai makanan lain yang berbasis tulang dan sumsum, seperti sop iga dan tengkleng. Selain itu ikan laut juga memiliki kandungan kolagen yang melimpah.

Selain itu, dewasa ini juga banyak dijual kolagen bubuk untuk dinikmati bersama minuman di rumah, bahkan ada pula kolagen siap saji yang tersedia secara umum, juga dalam bentuk minuman. Selain itu konsumsi telur, sayuran hijau, dan buah dengan kandungan vitamin C juga dapat mendukung pembentukan kolagen serta ikut merawat kesehatan kulit dan persendian. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#sendi #jantung #ikan laut #protein #otot #persendian #kulit #kesehatan #Tengkleng #kecantikan #usus #produksi kolagen #asam amino #kolagen #nyeri sendi #awet muda #sop iga #tubuh manusia #tulang