Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mengenal Elang Botak, Burung yang Jadi Simbol Patriotisme Amerika Serikat

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 4 Juli 2025 | 23:35 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Ketika masyarakat dunia melihat suatu media yang menggambarkan Amerika Serikat (AS) dan rasa patriotisme warga setempat terhadap negaranya, terkadang seekor burung dapat terlihat di antara sekian penampakan visual media tersebut. Tentu bukan alasan, karena burung tersebut, yakni burung elang botak, merupakan burung nasional Amerika Serikat.

Uniknya, meskipun lama digunakan sebagai simbol bangga negara dan perjuangan warga Amerika, burung elang botak baru resmi ditetapkan sebagai satwa nasional AS pada Desember 2024, melalui ketetapan presiden saat itu, Joe Biden.

Sebagai perbandingan, elang jawa alias burung garuda lebih dulu ditetapkan sebagai satwa nasional Indonesia pada 1993, melalui Ketetapan Presiden Nomer 4 Tahun 1993 oleh Presiden Soeharto.

Elang botak, yang memiliki nama latin Haliaeetus leucocephalus merupakan salah satu satwa asli AS yang tinggal di berbagai penjuru negeri Paman Sam, mulai dari perbatasan dengan Kanada hingga perbatasan dengan Meksiko. Biasanya burung tersebut dapat ditemui di dekat sumber air, seperti laut, danau, sungai dan semacamnya.

Meskipun namanya botak, elang botak masih dipenuhi bulu di sekujur tubuhnya. Sebutan botak berasal dari bulu kepalanya yang berwarna putih, berbeda dengan bulu tubuhnya yang berwarna coklat gelap.

Menurut Smithsonian’s National Zoo & Conservation Biology Institute, elang botak biasanya memakan ikan sebagai makanan sehari-hari, dan tidak segan berebut makanan dengan spesies lain. Kadang elang botak juga memangsa hewan-hewan darat lain yang berukuran kecil, seperti tupai dan tikus.

Sejarah digunakannya elang botak sebagai simbol AS dapat ditarik kembali sejak zaman kemerdekaan Amerika Serikat. Menurut majalah History, setelah deklarasi kemerdekaan disetujui pada 4 Juli 1776, Kongres kenegaraan memberikan tugas untuk merancang segel sekaligus lambang resmi kenegaraan.

Tugas tersebut akhirnya selesai pada tahun 1782 oleh sekretaris kongres saat itu, Charles Thomson. Charles memodifikasi usulan segel yang sebelumnya dikumpulkan oleh seorang pengacara bernama William Barton, yang menggunakan elang putih dalam segel tersebut.

Dalam usulannya, Charles menyarankan agar elang tersebut diganti dengan elang botak sebagai spesies nasional AS. Selain itu menurut Charles dan Barton, elang menyimbolkan keberanian, kebebasan, kekuatan dan kekokohan negara.

Lucunya, meskipun nampak sebagai seekor burung yang gagah dan berani, elang botak memiliki suara kicauan yang tinggi, namun halus dan singkat, sehingga dianggap tidak sesuai dengan citranya.

Karena itu, menurut Departemen Konservasi Satwa Negara Bagian Missouri, dalam penampilannya di berbagai media audiovisual, suara burung elang botak kerap kali diganti dan di-edit.

Biasanya, rumah industri film, terutama tingkat Hollywood memilih suara dari elang ekor merah, yang sama-sama berasal dari AS dan memiliki suara yang jauh lebih panjang dan lantang, sehingga lebih terkesan gahar, seperti dalam demonstrasi berikut. Burung elang ekor merah ada di sebelah kiri, sementara burung elang botak berada di sebelah kanan. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#amerika serikat #amerika #elang jawa #burung elang #as #elang #Burung Nasional #satwa #elang botak #Satwa Nasional