RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Memasuki Sekolah Dasar (SD) pada usia 7 tahun dianggap ideal karena anak umumnya telah mencapai kematangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional yang menyeluruh. Berikut penjelasan lengkapnya berdasarkan regulasi dan pendapat para ahli.
1. Dasar Regulasi Pemerintah
Berdasarkan Permendikbud No 51 Tahun 2018 (disempurnakan lewat Permendikbud No 20 Tahun 2019), siswa calon murid kelas 1 SD harus berusia minimal 7 tahun, dengan syarat paling rendah adalah 6 tahun pada 1 Juli tahun berjalan.
Sekolah harus menerima anak berusia 7 tahun, sementara anak berusia 5 tahun 6 bulan hingga 6 tahun bisa masuk jika direkomendasikan oleh psikolog profesional atau guru
2. Kematangan Fisik & Kapasitas Belajar
Anak usia 7 tahun biasanya telah memiliki motorik kasar dan halus yang lebih matang—mereka mampu duduk tenang di kelas dan mengelola alat tulis mandiri. Menurut Ratih Zulhaqqi, psikolog klinis, 7 tahun adalah usia di mana anak sudah siap secara fisik dan psikis untuk bersekolah SD.
3. Kesiapan Kognitif & Emosional
Pada usia ini, anak mulai bisa berpikir konkret, memahami instruksi guru, serta memilah hal penting di kelas. Lingkup kesiapan emosional, mereka sudah lebih mandiri—mandi, makan, dan bertugas sendiri tanpa selalu bergantung orang tua
4. Kesiapan Psikologis: Kunci Transisi Mulus
Menurut Rose Mini Agoes Salim, M.Psi. dari UI, tidak semua anak mengalami kematangan pada usia yang sama. “Ada anak yang sudah matang di usia 5 tahun, ada yang baru siap di usia 6 tahun, bahkan ada yang baru matang di usia 7 tahun,” tuturnya.
Tes kesiapan sekolah (school readiness test) dianjurkan untuk mengukur berbagai aspek perkembangan: motorik, kognitif, sosial, emosional, dan kemandirian anak
5. Risiko Bila Masuk SD Terlalu Dini
Anak yang belum siap secara menyeluruh bisa mengalami tekanan akademik, kesulitan adaptasi, dan intimidasi sosial. Tes kesiapan penting agar anak bukan hanya bisa calistung, tetapi juga siap belajar dan berinteraksi secara optimal
6. Tips Praktis untuk Orang Tua
Berikut langkah praktis agar anak siap secara komprehensif:
✅ Pengukuran kesiapan formal: melalui rekomendasi psikolog atau guru.
✅ Stimulasi harian: permainan balok, mewarnai, menyanyi, berbicara, dan latihan motorik.
✅ Pelibatan aktif orang tua: membangun lingkungan belajar di rumah, membaca bersama, dan memperkuat kemandirian anak .
Kesimpulan
Usia ideal untuk masuk SD adalah 7 tahun, sesuai regulasi dan perkembangan rata-rata anak. Anak minimal 6 tahun bisa masuk SD dengan rekomendasi profesional. Persiapan menyeluruh—fisik, kognitif, emosional, dan sosial—lebih penting daripada sekadar kemampuan calistung. Dengan pendekatan ini, anak tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga secara mental dan emosional untuk menempuh pendidikan dasar yang sukses.
Sumber Referensi: Kompas
Editor : Bhagas Dani Purwoko