Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tak Disangka, Bawang Bombay Bisa Bikin Kulit Makin Glowing! Ini 5 Rahasia Cantik Alami dari Dapurmu

Hakam Alghivari • Rabu, 21 Mei 2025 | 23:10 WIB
Ilustrasi perempuan yang mengonsumsi bawang bombay untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam
Ilustrasi perempuan yang mengonsumsi bawang bombay untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dalam era modern yang semakin mengedepankan konsep kecantikan alami, pemanfaatan bahan-bahan herbal dan tradisional untuk perawatan kulit telah menjadi tren yang tak lekang oleh waktu. Salah satu bahan dapur yang diam-diam menyimpan khasiat luar biasa adalah bawang bombay. Tak hanya berperan sebagai penyedap rasa, bawang bombay juga mengandung berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat untuk kesehatan kulit.

Perempuan di berbagai belahan dunia kini semakin menyadari pentingnya bahan alami yang aman untuk perawatan wajah dan tubuh. Zat kimia dalam produk kosmetik modern sering kali menimbulkan iritasi, sehingga banyak yang mulai beralih ke solusi herbal yang lebih ramah kulit. Dalam hal ini, bawang bombay menunjukkan potensi besar karena sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antioksidannya yang sangat tinggi.

Dikutip dari berbagai jurnal ilmiah seperti Acta Botanica Plantae dan publikasi Antioxidants (MDPI), sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa ekstrak bawang bombay, terutama dari kulitnya, mengandung flavonoid seperti quercetin, senyawa sulfur, dan vitamin C yang sangat bermanfaat untuk mencerahkan kulit, memperbaiki jaringan, serta mencegah penuaan dini.

Manfaat Bawang Bombay untuk Perawatan Kulit

1. Antioksidan Tinggi untuk Melawan Penuaan Dini

Salah satu penyebab utama penuaan dini adalah radikal bebas yang merusak struktur sel kulit. Bawang bombay mengandung quercetin, antioksidan kuat dari golongan flavonoid yang berfungsi menetralisir radikal bebas ini. Dengan kata lain, quercetin bekerja sebagai pelindung alami kulit terhadap kerusakan oksidatif akibat polusi, sinar UV, dan stres lingkungan.

Studi oleh Volpi dan rekan-rekan, menunjukkan bahwa kulit bawang bombay memiliki kadar quercetin yang sangat tinggi, bahkan mencapai 300 mg/kg, yang menjadikannya bahan anti-aging alami yang sangat potensial. Dalam uji laboratorium, tekstil yang diwarnai dengan ekstrak kulit bawang dapat meningkatkan aktivitas antioksidan pada sel dermal manusia secara signifikan.

Berkat efek perlindungan sel dan peningkatan regenerasi sel, penggunaan topikal bawang bombay dalam bentuk masker alami atau campuran skincare herbal dapat memberikan hasil berupa kulit yang tampak lebih muda, kenyal, dan bercahaya. Bukan hanya dari luar, konsumsi rutin juga memberi manfaat serupa dari dalam tubuh.

2. Mengatasi Jerawat dan Peradangan Kulit

Jerawat seringkali disebabkan oleh bakteri dan peradangan kulit. Di sinilah peran aktif senyawa sulfur dan flavonoid dari bawang bombay terbukti efektif. Senyawa ini memiliki efek antibakteri yang mampu melawan Propionibacterium acnes—bakteri utama penyebab jerawat—sekaligus meredakan peradangan yang menyertainya.

Menurut penelitian Shafiq, dan rekan-rekan (2017), ekstrak bawang bombay berhasil menurunkan tingkat peradangan kulit secara signifikan. Fakta menariknya, dalam uji laboratorium, ekstrak kulit bawang mampu menghambat pertumbuhan mikroba hingga 70%, menjadikannya alternatif alami yang sangat efektif dalam perawatan kulit berjerawat.

Tak hanya itu, bawang bombay juga mempercepat proses penyembuhan luka bekas jerawat dan mendorong regenerasi sel kulit baru. Senyawa alaminya bekerja mirip dengan salep luka, tapi tanpa efek samping bahan kimia sintetis. Ini yang membuatnya semakin populer dalam formulasi skincare berbasis herbal.

Baca Juga: Minuman Alami Favorit Perempuan Ini Bisa Bikin Kulit Glowing dan Awet Muda dari Dalam

3. Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit

Bintik hitam dan warna kulit tidak merata seringkali menjadi keluhan utama wanita. Bawang bombay terbukti memiliki efek depigmentasi yang bekerja dengan menghambat enzim tirosinase—enzim yang bertanggung jawab atas produksi melanin. Kandungan vitamin C dan flavonoid di dalamnya juga membantu mempercepat proses pencerahan kulit secara alami.

Studi dalam jurnal Food Frontiers (2022) menunjukkan bahwa ekstrak dari kulit bawang memiliki kemampuan tinggi dalam menghambat produksi melanin. Proses ini tidak hanya mencerahkan, tapi juga membantu menyamarkan bekas luka dan flek hitam akibat sinar UV atau jerawat yang parah.

Menariknya, kulit bawang bombay yang biasanya dibuang ternyata mengandung konsentrasi tertinggi zat aktif dibandingkan dagingnya. Ini membuat bagian yang sering dianggap limbah justru menjadi komponen paling berharga dalam perawatan kulit alami.

4. Merangsang Regenerasi Kulit

Kulit yang sehat terus beregenerasi untuk menggantikan sel-sel mati. Namun, proses ini bisa melambat karena usia atau paparan racun lingkungan. Bawang bombay membantu mempercepat regenerasi kulit melalui stimulasi fibroblas, yaitu sel penghasil kolagen dan elastin.

Menurut Pareek dn rekan-rekan (2022), ekstrak bawang bombay terbukti dapat merangsang aktivitas fibroblas dalam uji in vitro, yang berdampak langsung pada elastisitas dan kekencangan kulit. Fakta ini memperkuat alasan penggunaannya dalam produk-produk anti-aging alami.

Selain itu, quercetin dalam bawang juga membantu memperkuat penghalang kulit (skin barrier) dan melindungi dari dehidrasi serta kerusakan sel akibat sinar UV. Jadi, selain memperbaiki, bawang juga memberikan perlindungan terhadap penuaan dari luar.

5. Melembapkan dan Menutrisi Kulit Kering

Kulit kering bukan hanya soal estetika, tetapi juga bisa menyebabkan gatal, iritasi, hingga kerutan dini. Ekstrak bawang bombay memiliki sifat humektan yang membantu menarik kelembapan ke permukaan kulit, serta menjaga hidrasi lebih lama.

Bawang bombay juga mengandung polisakarida alami dan vitamin B6 yang berperan sebagai emolien—melembutkan dan menutrisi permukaan kulit. Dalam jurnal Molecules (2019) disebutkan bahwa kulit bawang kaya akan senyawa aktif yang membantu memperkuat struktur kulit, menjadikannya halus dan kenyal.

Ini menjadikan bawang bombay bahan ideal untuk pelembap alami, terutama bagi pemilik kulit sensitif atau kering kronis. Dengan penggunaan teratur, kulit terasa lebih seimbang, tidak mudah pecah-pecah, dan tampak lebih segar secara keseluruhan. (nnd/mgg)

Editor : Hakam Alghivari
#perawatan kulit #Perempuan #bawang bombay #kecantikan #Bahan Dapur