Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Bus Si Mas Ganteng Ditolak Ojek dan Tukang Becak Stasiun Bojonegoro, Titik Penjemputan Pindah ke Terminal Rajekwesi

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 9 Mei 2025 | 19:07 WIB
STAY DI TERMINAL: Bus Si Mas Ganteng jurusan Bojonegoro-Tuban stay di terminal Bojonegoro. (DHANI WAHYU ALFIANYAH/RADAR BOJONEGORO)
STAY DI TERMINAL: Bus Si Mas Ganteng jurusan Bojonegoro-Tuban stay di terminal Bojonegoro. (DHANI WAHYU ALFIANYAH/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Keberadaan bus Si Mas Ganteng jurusan Tuban-Bojonegoro sempat mendapat penolakan tukang ojek dan tukang becak di sekitar Stasiun Bojonegoro, Desa Sukorejo, Kecamatan Bjonegoro Kota kemarin (8/5). 

Hal tersebut, membuat bus yang baru beroperasi satu bulan itu harus mengubah titik penjemputan penumpang, yakni hanya di Terminal Rajekwesi Bojonegoro.

Kepala Bidang Angkutan Darat dan Air Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Muhammad Aris Hidayatullah mengatakan, ada penolakan dan telah koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban kemarin (8/5).

‘’Kami akan lebih melakukan pengawasan,”  terangnya.

Menurutnya, saat ini bus tetap beroperasi, namun dengan titik naik penumpang hanya di Terminal Bojonegoro. Namun, masih terus dilakukan pengawasan, agar tidak ada pengojek atau pebecak yang mematok tarif tinggi dari stasiun ke terminal.

‘’Demi iklim transportasi umum yang baik di Bojonegoro,” tutur alumnus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jawa Pos Radar Tuban (@radar_tuban)

Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Rajekwesi Bojonegoro Budi Sugiarto menegaskan, bahwa bus jurusan Tuban-Bojonegoro itu tidak ada penolakan, baik dari pengojek dan pebecak di sekitar kawasan terminal. ‘’Aman tidak ada penolakan,” terangnya.

Budi menambahkan, bus yang telah beroperasi selama satu bulan tersebut, hingga kemarin masih tetap berjalan dan masuk terminal pada pukul 7.00 dan 19.00 WIB.  ‘’Aman tidak ada penolakan, masih masuk terminal jam 7 pagi,” imbuhnya.

Diketahui, keberadaan bus tersebut, sempat mendapat penolakan di sekitar Stasiun Bojonegoro. Bahkan, kejadian protes tersebut sempat terekam dan menyebar di sejumlah media sosial. Mereka menganggap bus gratis itu merampas pendapatan para tukang becak dan tukang ojek. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Dishub #bus gratis #dishub bojonegoro #Si Mas Ganteng #ojek #DLHP tuban #tuban #bojonegoro #tukang ojek #tukang becak #terminal rajekwesi #bus #DLHP #terminal bojonegoro #stasiun bojonegoro