RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Wisata Growgolan tutup selama Bulan Suci Ramadan. Musim hujan yang kerap melanda mengakibatkan banjir bandang rentan terjadi di wilayah tersebut.
Sehingga, terpaksa membuat wisata alam di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Bojonegoro itu harus tutup sekitar satu bulan. Dan, baru dibuka kembali setelah lebaran, yakni pada Sabtu (2/4).
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Grogolan Nyai’in mengatakan, wisata Grogolan tidak buka selama puasa. Salah satunya, karena sering hujan. Penutupan sementara dimulai sejak awal puasa. Kemudian, pada akhir puasa, tepatnya Minggu (30/3) mulai persiapan pembukaan kembali. Jadi, bersih-bersih di sekitar lokasi.
‘’Belum buka karena masih puasa dan juga sering hujan,’’ ujarnya.
Akibat penutupan sementara tersebut, Nyai’in belum bisa memastikan apakah terjadi peningkatan jumlah pengunjung dibanding tahun sebelumnya atau tidak. Karena terdapat berbedaan waktu pembukaan dengan tahun sebelumnya.
Pada tahun-tahun sebelumnya, penutupan sementara hanya berlangsung mulai awal hingga pertengahan Ramadhan. Namun, tahun ini memutuskan untuk menutup wisata Grogolan mulai awal hingga setelah lebaran.
‘’Biasanya awal puasa, nanti pertengahan sudah buka. Tapi, karena cuaca kurang mendukung, kami memilih untuk tutup tahun ini,’’ lanjutnya.
Baca Juga: Rerata 500 Pengunjung Per Hari Habiskan Liburan Sekolah di Sumber Mata Air Grogolan
Indartik masyarakat asal Kecamatan Dander mengatakan, sering mengunjungi wisata Grogoland. Bahkan, bisa dikatakan setiap minggu. Karena memiliki anak kecil yang sangat suka berenang. Jadi, untuk hiburan jarak dekat ketika weekend, biasanya pergi ke wisata Grogoland karena dekat dan suasananya juga mendukung, sejuk.
‘’Daerah Dander ini memang sering banjir bandang, termasuk menerjang sungai Grogoland. Kalau banjir, airnya keruh. Jadi, sejak sering hujan dan banjir, jarang main ke sana. Dulunya sangat sering,’’ katanya.
Menurutnya, wisata Grogoland dapat dijadikan pilihan tepat untuk para pendatang atau pemudik di Bojonegoro. Terlebih jika memiliki anak kecil. Karena lokasinya yang sangat ramah anak dan terdapat beberapa fasilitas untuk anak berenang di wisata alam tersebut.
‘’Cocok dikunjungi tamu-tamu dari luar daerah juga, asal tidak sedang banjir saja,’’ pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana