Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Terbengkalai, Taman Kalianyar Mumbul Miliki Rencana untuk Jadikan Wisata Edukasi

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 26 September 2024 | 15:00 WIB
TERBENGKALAI: Kondisi Taman Kalianyar Mumbul di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terbengkalai akibat dampak pandemi Covid-19. (AHMAD NAWAF TIMYATI FANDAWAN/RADAR BOJONEGORO)
TERBENGKALAI: Kondisi Taman Kalianyar Mumbul di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terbengkalai akibat dampak pandemi Covid-19. (AHMAD NAWAF TIMYATI FANDAWAN/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Taman Kalianyar Mumbul adalah salah satu destinasi wisata di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Taman yang berada tepat di samping balai desa ini dibangun dan diresmikan pada 2020 lalu ini dibangun dengan memanfaatkan tanah kas milik desa.

Taman Kalianyar Mumbul ini dibuka oleh para pemuda desa yang  bergerak bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dan BUMDes Kalianyar yang berinisiatif untuk membuka lapangan pekerjaan melalui pengadaan destinasi wisata. Agar desa memiliki sumber penghasilan lewat adanya sebuah wisata desa. Selain itu, juga digunakan sebagai pemberdayaan masyarakat sekitar desa.

Taman Kalianyar Mumbul menyuguhkan keindahan taman serta hamparan bunga-bunga dan pepohonan serta danau buatan yang menambah kesejukan tempat tersebut. Juga disertai dengan berbagai macam fasilitas bermain seperti perahu bebek, mobil-mobilan, dan berbagai macam permainan lainnya.

Namun, Taman Kalianyar Mumbul mengalami sebuah hambatan dengan adanya pandemi Covid-19. Seperti yang dijelaskan oleh Ika Farihatunnisa’ selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Kalianyar yang dimulai dari awal 2022 sejak diterapkannya pembatasan kerumunan atau social distancing membuat peraturan yang melarang untuk tetap menbuka wisata. Sehingga, Taman Kalianyar Mumbul terpaksa untuk ditutup sementara.

’’Setelah tutup sementara, kami mencoba untuk buka lagi ternyata lambat laun makin sepi pengunjungnya, penjual-penjual juga mulai gulung tikar karena sepi,” ungkapnya. Dengan faktor sepinya pengunjung membuat tidak adanya pemasukan untuk kepengurusan wisata tersebut. Pada akhirnya, menjadi terbengkalai. Bahkan, beberapa wahana seperti perahu bebek dan beberapa spot foto maupun fasilitas yang ada di dalamnya sudah rusak.

Pemdes Kalianyar sendiri menyikapi hal itu dengan memiliki berbagai macam perencanaan untuk menghidupkan lagi wisata Taman Kalianyar Mumbul tersebut. Yakni, dengan membuat sebuah budidaya berbagai macam tanaman seperti cabe dan tomat yang diharapan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, pemdes juga ingin menghidupkan lapangan yang ada di sekitar taman tersebut untuk dijadikan tempat berbagai acara desa. ’’Untuk pemberdayaan itu nanti kita rencananya mau bekerjasama dengan karang taruna dan BUMDes lagi untuk dijadikan semacam wisata edukasi. Mungkin untuk rencananya kami mulai tahun depan,” bebernya.

Dengan berbagai perencanaan tersebut dari pemerintah desa memiliki sebuah harapan, yakni untuk bisa lagi mengfungsikan Taman Kalianyar Mumbul tersebut. ’’Agar masyarakat di Kalianyar bisa dipemberdayakan lagi, bisa membangun SDM dari situ juga bisa membantu perekonomian desa,” pungkasnya. (naw/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Desa #kapas #Wisata #destinasi wisata #bumdes #Mumbul #tanah kas desa #bojonegoro #Pemdes #taman #kalianyar