Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tak Hanya Wisata, Wahana Kampoeng Drenges Juga Mempunyai Lembaga Pendidikan Soft Skill

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 23 September 2024 | 15:30 WIB
EDUKASI: Wahana Kampoeng Drenges di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro menawarkan edukasi budidaya jamur tiram. (AHMAD NAWAF TIMYATI FANDAWAN/RADAR BOJONEGORO)
EDUKASI: Wahana Kampoeng Drenges di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro menawarkan edukasi budidaya jamur tiram. (AHMAD NAWAF TIMYATI FANDAWAN/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Wahana Kampoeng Drenges (WKD) tidak sekadar wahana wisata, mulai dari wisata edukasi, hingga wisata bermain dengan berbagai spot foto, dan wisata kuliner olahan jamur tiram. Tapi, juga menjadi tempat para pemuda potensial dalam pengembangan soft skill-nya dengan adanya Lembaga Pendidikan Softskill.

Lembaga Pendidikan Softskill ini sendiri bernama Indonesia Institut yang mana para pemuda ingin mengembangkan potensinya dalam pengembangan karekter kepemimpin pada pemuda. Di balik berdirinya WKD yang berada di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro itu sendiri, ada seorang tenaga pendidik yang merupakan dosen di Surabaya.

Dalam bentuk kepengurusan atau pengelolaan WKD ini sendiri bukan dikelola warga atau pemuda setempat. Namun, dari berbagai daerah yang tergabung dan ikut melakukan pelatihan pengembangan Softskill atau yang ikut dalam Indonsia Institut

Menurut Brian Dhio salah satu Supervisor Wahana Kampoeng Drenges dan juga salah satu pemuda yang tergabung pada Indonesia Institut WKD sendiri menggunakan sistem pemberdayaan bagi pada pekerja atau yang mengelola WKD itu sendiri.

’’Kami disini memang sistemnya pemberdayaan yang mana setiap anak kami pegangi setiap bisnis berupa jualan online dan dari situnya mereka bisa mandiri. Karena kan kami ingin mencetak seorang leader gitu, dan pemberdayaan itu kita balut dengan sebuah wisata” ungkapnya.

Selain Indonesia Institut, di WKD juga terdapat organisasi Karakter Muda Indonesia (KAMI) yang mana di dalam itu para pemuda melakukan pendidikan karakter yang dimana mempunyai tiga program pelatihan. Yakni, public speaking, enterprenuer, dan leadership.

Adanya berbagai program kependidikan yang dikonsep dan dibalut dalam sebuah wwisata WKD itu sendiri menjadikan keunikan itu sendiri, para pekerja atau mengelola WKD diberi sarana dan kesempatan bagi yang ingin mengembangkan potensinya.

’’Kalau yang kerja di sini memang enggak wajib mengikuti tapi kita menyediakan bagi yang mau berkembang. Kalau bicara mengenai WKD-nya ya menang wisata. Tapi, bagi teman-teman di sini ingin perkembangan. Seorang pemuda ya ingin mencerdaskan bangsa lah,” imbuhnya. (naw/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Softskill #jamur tiram #spot foto #Wisata #pemberdayaan #wisata kuliner #pemuda #Edukasi #wahana #wisata edukasi #bermain #bojonegoro #soft skill #Sugihwaras