Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Menilik Potensi Wisata Air Embung Bandung Bondowoso di Desa Sidobandung

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 27 Agustus 2024 | 20:03 WIB
POTENSIAL: Pesona wisata air Embung Bandung Bondowoso di Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Bojonegoro memiliki beragam atraksi seperti sepeda air, perahu, dan sebagainya.
POTENSIAL: Pesona wisata air Embung Bandung Bondowoso di Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Bojonegoro memiliki beragam atraksi seperti sepeda air, perahu, dan sebagainya.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Wisata air Bandung Bondowoso yang biasa disingkat Babo merupakan sebuah wisata air yang terletak di Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Bojonegoro.

Wisata air ini memanfaatkan embung atau waduk di desa setempat. Selain bisa menikmati luasnya waduk tersebut, pengunjung juga bisa menikmati berbagai macam wahana. Di antaranya wahana sepeda air, memberi makan ikan, berkeliling menggunakan motor ATV, dan juga menikmati serta berfoto-foto.

Biaya masuk hanya sekitar Rp 5.000 dan dengan menambah sekitar Rp 7.000 untuk berenang di kolam renang. Dan, Rp 10.000 untuk menikmati berbagai wahana yang ada. Keberhasilan masyarakat Desa Sidobandung dengan memanfaatkan potensi wisata ini memiliki alur dan proses yang Panjang.

Direktur BUMDes Sidobandung sekaligus pengelola wisata Lina Budiarto menceritakan, bermula pada 2017 saat musyawarah desa untuk mendirikan BUMDes yang bernama BUMDes Bandung Bondowoso dan dengan divisi pertama. Yakni, simpan pinjam.

Kemudian, dalam perkembangannya di tahun 2019, BUMDes membuka sebuah minimarket dan kemudian pada 2022 menemukan sebuah potensi wisata yakni embung atau waduk yang terletak di desa setempat.

’’Kami melihat potensi yang besar untuk membangun sebuah wisata, potensi itu berupa waduk atau bendungan. Memang fungsi utama dari bendungan ini untuk irigasi pertanian, tapi dalam perjalanannya di daerah Sidobandung saluran irigasi cukup memadai,” ujarnya.

’’Jadi, embung ini jarang dimanfaatkan. Karena itu, potensi ini kami sepakati melalui musyawarah desa untuk dibuat sebuah wisata. Sekitar tahun 2022, kami berporses dan di bulan April 2022 resmi kami buka dengan nama Bandung Bondowoso yang sesuai dengan nama BUMDes-nya,” imbuhnya.

Selain itu, wisata air embung Bandung Bondowoso juga memiliki sebuah keunggulan di mana air yang terdapat dalam embung tersebut selalu terisi dan tidak pernah surut. Meskipun musim kemarau.

Selain itu, juga dengan wilayah sangat luas, wisata ini juga bisa dimanfaatkan sebagai outbound, camping, dan sebagai destinasi kuliner dengan menambah dan memperbaiki fasilitasnya.

Lina juga menambahkan, mengenai rencana ke depan untuk wisata ini. Pihaknya ingin berinovasi dan menambahkan berbagai macam sektor wisata yang bisa dipadukan dengan wisata air ini.

’’Rencananya, kami kembangkan lagi sebagai wisata edukasi bekerja sama dengan masyarakat Desa Sidobandung itu sendiri. Wisata edukasi itu sendiri bisa berupa cara pembuatan jamu, peternakan susu perah. Jadi, nanti bisa kami buat jadi satu paket saat masuk ke Wisata Babo,” jelasnya.

Dengan semua rencana itu pihak pengelola juga meminta perhatian penting dari pemerintah. ’’Dahulu juga pernah dapat bantuan dari provinsi kami manfaatkan untuk membuat kapal di sebelah timur waduk senilai 100 juta. Dari berbagai bantuan pemerintah tersebut, saya kira masih butuh perhatian lagi lah. Supaya kami lebih mampu berkembang,” pungkasnya. (naw/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kecamatan #Outbound #Desa #Wisata #bumdes #bandung #bondowoso #camping #bojonegoro #balen #Potensi #Air Embung #Direktur #Sidobandung