Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Menengok Perawatan Tanaman Hias Miana: Daun Lebih Jreng Saat Terkena Sinar Matahari

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 22 April 2024 | 01:30 WIB
PERAWATAN MUDAH: Salah satu pehobi tanaman hias, Subagyo menunjukkan perawatan tanaman hias miana. (ANJAR DWI PRADIPTA/RADAR LAMONGAN)
PERAWATAN MUDAH: Salah satu pehobi tanaman hias, Subagyo menunjukkan perawatan tanaman hias miana. (ANJAR DWI PRADIPTA/RADAR LAMONGAN)

 

LAMONGAN, Radar Lamongan - Tanaman hias miana digemari karena warna daunnya yang unik dengan beragam corak. Apalagi perawatan tanaman dengan nama ilmiah colus atropurpureus ini mudah. Seperti tanaman hias miana milik Subagyo, yang cukup menarik perhatian karena keindahan daunnya.

Tanaman hias miana menyukai tempat yang langsung terkena sinar matahari secara langsung. Sebab, daunnya akan lebih terlihat warna dan coraknya. Merawat miana harus mengetahui cara penyiraman yang baik dan benar. Bagyo, sapaan akrabnya menjelaskan, perawatannya disiram sehari dua kali, serta perlu menyesuaikan kondisi media tanam miana. Sehingga tidak sampai kebanyakan dan kekurangan air.

‘’Daunnya indah, dari batiknya eksotis, ada merah, ada ungu, coraknya juga beragam. Miana perlu dipanaskan. Kalau tidak panas daunnya tidak bisa jreng, jadi cocok di luar ruangan,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (20/4).

Meski cocok di luar ruangan, tapi tanaman hias miana juga ditempatkan di dalam ruangan.

Baca Juga: Berkunjung ke Pasar Kedungpring, Nikmati Lontong Pecel Sayur Lodeh Daun Jati: Sudah 34 Tahun Teruji Enaknya

Bagyo mengatakan, tanaman miana ramai pembeli saat momen Lebaran lalu. ‘’Untuk memperindah ruangan,’’ terang pria berusia 53 tahun ini.

Mengembangbiakkan tanaman hias miana cukup mudah. Cukup memotong batang, lalu ditancapkan di tanah. Pehobi tanaman miana lainnya asal Desa Made, Ahmad Syaiful Bachrie menggemari tanaman hias miana karena keindahan corak daunnya.

‘’Pengembangbiakan lebih baik di tanah langsung. Sebab di pot sifatnya sementara, yang biasanya terkena hujan terus menerus langsung rusak daunnya,’’ ucapnya.

Jika tanaman pada umumnya memiliki keindahan pada bunganya. Sebaliknya, bunga pada tanaman hias miana justru dianggap kurang sedap dipandang mata. Syaiful mengaku langsung memotong bunga karena mengganggu pandangan.

Syaiful mengaku suka miana karena selalu muncul corak baru dengan warna yang bermacam-macam. Bahkan, pihaknya juga pernah membeli miana setinggi 25 centimeter (cm), dengan warna daun kuning campur hijau seharga Rp 125 ribu per batang. ‘’Kombinasinya bagus, saya suka,’’ ujarnya. (sip/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#perawatan #Miana #Lebaran #tanaman #matahari #lamongan #tanaman hias #eksotis #Made