Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Budidaya Tanaman Air untuk Aquascape Sulit Dikembangbiakkan, Miliki Harga Fantastis

Hakam Alghivari • Minggu, 18 Februari 2024 | 23:05 WIB
MENJADI HIDUP: Beberapa tanaman hias air memperindah akuarium.  (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
MENJADI HIDUP: Beberapa tanaman hias air memperindah akuarium. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Keindahan akuarium tidak hanya pada ikan yang menghiasi, tapi juga penataan tanaman hias di dalamnya. Belakangan ini, aquascape atau seni menghias tanaman di dalam air makin populer.

Namun tidak banyak yang tahu, tanaman air harganya cukup fantastis. Seperti Irham Syaikhu Wanda, pehobi aquascape asal Desa Sidomukti, Kelurahan Lamongan yang memiliki beragam tanaman air dengan harga jutaan rupiah.

Irham, sapaan akrabnya memiliki delapan jenis tanaman air dari harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah per batang. Meliputi rotala bloodred Singapore seharga Rp 50 ribu per batang, bacopa colorata seharga Rp 100 ribu per batang, hygrophila sp. chai seharga Rp 500 ribu per batang.

Sedangkan, eriocaulon ratnagiricum, ludwigia meta, dan rotala yarabje masing-masing seharga Rp 800 ribu per lima batang. Untuk tanaman air samolus parviflorus red seharga Rp 1,7 juta pertumbuhan, serta xyris harganya Rp 1,8 juta per pertumbuhan.

‘’Menurut saya tergolong tanaman air rare (langka, Red) karena tidak banyak orang yang bisa menumbuhkannya, karena tergolong agak sulit dan rewel dengan parameter air, dari situ mungkin harganya jadi lebih mahal,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (17/2).

Berawal dari hobi membeli tanaman hias dari luar negeri, Irham akhirnya mampu membudidayakan tanaman air sendiri. Dia memperbanyak tanaman air dengan memotong batang. Selain itu, dia juga mengembangbiakkan dengan sistem splitting yakni memisahkan anakan dari induknya.

Irham mengatakan, memelihara tanaman softwater bisa dilakukan semua orang, dengan catatan mau belajar dan membaca. Apalagi saat ini sudah banyak forum atau website yang membahas tentang aquatic plant.

‘’Soalnya tiap tanaman memiliki karakter dan permintaan parameter air sendiri-sendiri,’’ ucapnya.

Kini, Irham melirik bisnis penjualan tanaman air.  Untuk pemasaran, dia biasanya melalui online dengan jangkauan masih disekitar Jawa. Kemudian juga dalam pengiriman perlu diperhatikan jangka waktunya. ‘’ Maksimal lima hari pengiriman,’’ terangnya. (sip/ind)

Editor : Hakam Alghivari
#seni #aquascape #budidaya #tanaman #lamongan #Air