RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Mendekati hari raya Idul Adha, semangat untuk menunaikan perintah Allah dalam surah Al-Kausar ayat 1-3 mulai terasa.
Berkurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan, melainkan bentuk rasa syukur atas nikmat yang melimpah dan simbol ketaatan yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) bagi mereka yang mampu.
Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua hewan ternak bisa langsung dibawa ke tempat penyembelihan?
Ada batasan usia ketat yang harus dipenuhi agar kurban Anda tidak sekadar menjadi sembelihan biasa. Mari kita bedah aturan mainnya agar kurban tahun ini diterima dengan sempurna.
Batas Usia Minimal: Sapi, Kambing, hingga Unta
Jangan tertipu dengan fisik yang terlihat besar. Pastikan hewan pilihan Anda sudah masuk kategori usia berikut:
-
Sapi: Harus berusia minimal 2 tahun dan mulai memasuki tahun ketiga. Jika sapi pilihan Anda masih di bawah umur tersebut, maka ibadah kurban dianggap tidak sah secara syariat.
Baca Juga: Simak 5 Syarat Mutlak Pilih Hewan Kurban Idul Adha 2026
-
Kambing: Khusus untuk kambing biasa, minimal harus berusia 1 tahun dan masuk tahun kedua. Namun, untuk jenis kambing kacang (tsaniyyah), syaratnya lebih ketat yaitu minimal 2 tahun.
-
Domba: Berbeda sedikit dengan kambing, domba jenis jadza’ah diperbolehkan jika sudah berusia 1 tahun atau minimal telah memasuki tahun kedua.
-
Unta: Sebagai hewan kurban paling besar, unta wajib berusia minimal 5 tahun dan masuk tahun keenam.
Satu Hewan untuk Berapa Orang?
Penting untuk mengatur "patungan" kurban agar tidak menyalahi aturan. Berikut pembagiannya:
-
1 Ekor Kambing atau Domba: Hanya berlaku untuk satu orang jemaah kurban.
-
1 Ekor Sapi, Kerbau, atau Unta: Bisa digunakan untuk kurban kolektif maksimal tujuh orang. Hal ini merujuk pada hadis riwayat Muslim mengenai praktik kurban bersama Rasulullah SAW di tahun Hudaibiyah.
Waspada Cacat! Cek Syarat Fisik Ini
Selain usia, Anda harus memastikan hewan kurban berasal dari jenis hewan ternak yang sehat. Berdasarkan hadis riwayat Tirmidzi, ada empat kondisi yang membuat kurban tidak sah:
Baca Juga: Jelang Iduladha, DP4 Blora Gencarkan Vaksinasi PMK Untuk Hewan Kurban
-
Jelas-jelas buta.
-
Jelas dalam kondisi sakit.
-
Jelas terlihat pincang.
-
Kondisi fisik yang terlalu kurus hingga tidak berisi.
Lebih dari Sekadar Daging: Mengapa Kita Berkurban?
Menyembelih hewan kurban membawa hikmah mendalam bagi spiritualitas dan sosial kita. Selain menjadi tanda syukur kepada Allah SWT, kurban adalah cara kita mengenang kepatuhan legendaris Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Secara sosial, kurban adalah momen berbagi kebahagiaan dengan memberikan protein hewani berkualitas kepada fakir dan miskin. Sudahkah Anda mengecek tanggal Idul Adha tahun ini? (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko