RADARBOJONEGORO. JAWAPOS.COM – Selain berpuasa, ada satu amalan lain yang populer dalam kalangan umat Islam untuk menyambut Tahun Baru Islam, alias 1 Muharram. Yakni meminum susu pada malam tahun baru.
Sedianya tradisi ini bukan merupakan bagian dari sunnah nabi, namun amalan ini berdasar pada hadist Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan umatnya untuk minum susu. Dilansir dari NU Online, Ibnu Abbas meriwayatkan:
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: كَانَ أَحَبَّ الشَّرَابِ إِلىَ رَسُوْلِ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّبَنُ
(“Diceritakan dari Ibnu Abbas, ia berkata: Sungguh minuman yang paling disenangi oleh Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam adalah susu.” (HR Abu Nuaim, Akhlakun Nabi wa Adabuh))
Tentu, sebelum meminum susu hendaknya berdoa terlebih dulu, juga sesuai dengan anjuran Baginda Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas:
مَنْ أَطْعَمَهُ اللَّهُ الطَّعَامَ فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَأَطْعِمْنَا خَيْرًا مِنْهُ. وَمَنْ سَقَاهُ اللَّهُ لَبَنًا فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَزِدْنَا مِنْهُ
(“Barang siapa yang Allah beri makan hendaknya ia berdoa: “Allaahumma baarik lanaa fiihi wa ath’imnaa khoiron minhu” (Ya Allah, berkahilah kami padanya dan berilah kami makan yang lebih baik darinya). Barang siapa yang Allah beri minum susu maka hendaknya ia berdoa: “Allaahumma baarik lanaa fiihi wa zidnaa minhu” (Ya Allah, berkahilah kami padanya dan tambahkanlah darinya). Rasulullah shallallahu wa ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada sesuatu yang bisa menggantikan makan dan minum selain susu.” (HR. Tirmidzi no. 3455, Abu Daud no. 3730, Ibnu Majah no. 3322. At Tirmidzi dan Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadist ini hasan)).
Berdasarkan hadist tersebut, kebiasaan meminum susu pada malam 1 Muharram diawali oleh Ulama sufi Makkah dengan nasab langsung kepada Rasulullah SAW, Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki. Menurut Sayyid Al-Maliki, meminum susu putih pada awal tahun baru melambangkan ermulaan tahun yang baru, yang bersih dan penuh dengan kebaikan.
Idealnya, tradisi minum susu ini dilakukan malam 1 Muharram hingga sebelum waktu Subuh. Cukup sediakan segelas susu hangat, kemudian membaca doa:
للّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَزِدْنَا مِنْهُ
Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu
(Ya Allah, berkahilah kami di dalam air susu ini dan tambahlah keberkahan kami darinya.)
Meminum susu putih di awal tahun baru Islam merupakan wujud tafa’ul atau mengharap kebaikan dari Allah SWT. Sehingga selain meminum susu, Sayyid Al-Maliki juga menganjurkan berbagi susu kepada sesama, agar sama-sama meraih berkah dan menjalani tahun baru Islam dengan baik. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana