RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Desa Jari, Kecamatan Gondang, memiliki potensi alam yang cukup unik berupa sumber mata air panas yang dikenal dengan nama Banyu Wedang. Keberadaan sumber air ini menarik perhatian warga setempat maupun pendatang karena memiliki ciri khas berbeda dibanding sumber air panas pada umumnya.
Salah satu warga setempat, Purwati, menuturkan penamaan Banyu Wedang berasal dari rasa hangat bahkan panas yang menyerupai minuman tradisional Jawa, yaitu wedang.
“Airnya panas, makanya disebut banyu wedang. Selain itu, ada rasa asin dan kandungan besi di dalamnya,” ungkapnya Selasa (3/9).
Air panas ini memang memiliki kandungan besi yang cukup kuat, sehingga menimbulkan warna kekuningan pada bebatuan di sekitar aliran. Tak hanya itu, rasa asin pada airnya menambah keunikan tersendiri bagi masyarakat yang pertama kali mencoba menyentuh atau mencicipinya.
Baca Juga: Kakak-Adik Asal Belanda Cari Jejak Leluhur di Blora, Potensi Wisata yang Perlu Digarap
Namun sayang sekali akses menuju tempat tersebut sangatlah terbatas, menurut Shelina Ernes, salah satu warga Desa Jari yang lain, tempat tersebut tidak bisa di akses menggunakan motor dan tempatnya yang sangat terpencil di dalam ladang warga Jari.
"Tempatnya cukup susah buat didatangi apalagi hanya bisa dilalui dengan jalan kaki" ungkap Shelina.
Bagi warga Desa Jari, keberadaan Banyu Wedang tidak hanya sekadar fenomena alam, melainkan juga menjadi bagian dari identitas desa. Meski belum banyak dimanfaatkan secara maksimal, potensi sumber air panas ini dinilai bisa menjadi daya tarik wisata lokal di Kecamatan Gondang apabila dikelola dengan baik. (len-mgg/edo)