RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Masyarakat Jawa, khususnya umat Muslim, memiliki tradisi ziarah kubur, salah satunya pada Hari Jumat Pahing. Hari ini dianggap sakral, sehingga sering dijadikan waktu khusus untuk mengunjungi makam leluhur dan keluarga.
Ziarah kubur sendiri adalah tradisi yang telah lama dilakukan umat Muslim. Selain sebagai bentuk penghormatan, ziarah juga menjadi pengingat bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara.
Di Desa Tegalkodo Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, tradisi ini semakin diperkuat dengan kegiatan ziarah kubur rutin setiap hari Jumat Pahing, kurang lebih sejak tahun 2020. Masyarakat beramai-ramai membersihkan makam keluarga dan para sesepuh, lalu dilanjutkan dengan tahlil bersama.
Hal ini diawali oleh ajakan dari Modin Desa Tegalkodo, Zein. Menurutnya, tradisi ini penting untuk mengingatkan masyarakat, terutama para anak muda setempat, agar tidak melupakan para leluhur yang telah tiada.
"Rutinan ini dijalankan agar para anak muda tahu makam kakek nenek mereka. Dengan dijadikan kegiatan rutin dan dilaksanakan bersama-sama, diharapkan anak muda hingga para orang tua bisa menyempatkan waktunya," ujar Zein saat memimpin tahlil di makam umum Desa Tegalkodo pada Jumat (8/8). (mae-mgg/edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana