RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Wisata Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, pada Kamis (26/6) malam, tidak seperti malam biasanya. Pengunjung meningkat bertepatan malam 1 Suro atau 1 Muharram, Tahun Baru Islam.
Selain tradisi melekan atau berjaga di malam satu Suro, beragam aktivitas dilakukan warga. Mulai dari doa, memandikan pusaka (jamasan), hingga ada warga membakar jagung di area api.
Baca Juga: Dari Reog hingga Jamasan Pusaka: 7 Tradisi Sakral Malam 1 Suro di Jawa Timur
Koordinator Pengelola Taman Wisata Kahyangan Api Sarji mengatakan, pengunjung memang meningkat di malam satu sura setiap tahunnya. Bahkan kemarin (26/6), pengunjung sekitar 200 orang, dan datang dari dalam dan luar kota.
"Kalau Suro kebanyakan malah datang dari luar kota," ungkapnya.
Rerata "melekan" sampai dini hari di sekitar api abadi tersebut. Mulai berdoa hingga jamasan seiring malam satu suro, dan ritual sesuai keyakinan masing-masing. (dan/edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana