LAMONGAN, Radar Lamongan – Harga ikan saat ini terpantau masih stabil. Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Lamongan, Hendro Setyo Budi mengatakan, harga ikan sempat turun pada Bulan Desember lalu, tapi saat ini sudah kembali normal.
‘’Sekarang harga ikan konsumsi masyarakat lokal sudah mulai stabil,’’ terang Hendro kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (31/3).
Namun, harga ikan bakal mengalami kenaikan harga mendekati Lebaran nanti. Hendro mengamati, biasanya ikan laut mengalami kenaikan mendekati Lebaran hingga paska Lebaran.
‘’Lebaran tidak ada yang melaut, jadi stok cold storage yang biasanya dikeluarkan,’’ ujar Hendro.
Selain itu, konsumsi ikan laut saat Lebaran meningkat dibanding hari biasa. Meski begitu, Hendro cukup optimistis stok ikan laut masih tercukupi saat momen Lebaran nanti.
Hendro menerima informasi jika nelayan sudah mulai melaut sejak minggu lalu, yang diperkirakan tiba H-7 Lebaran nanti. ‘’Memang kalau saat Lebaran biasanya H-7 sudah tidak ada aktivitas,’’ ujar Hendro.
Bukan hanya ikan laut, tapi ikan air tawar juga diprediksi mengalami kenaikan harga saat mendekati momen Lebaran. UPT Pasar Ikan Lamongan, Kacung Rawi mengakui, saat ini pastokan ikan yang masuk masih cukup minim. Sebab, belum semua petambak melakukan panen. Sehingga, beberapa ikan tawar dipasok dari luar daerah.
‘’Karena minimnya barang, tentunya berdampak pada harga ikan yang mengalami kenaikan,’’ ucapnya.
Kacung mengatakan, pasokan ikan luar daerah mayoritas dari Gresik. Sedangkan, pasokan dari petambak lokal masih cukup minim. Dia memperkirakan, petambak lokal baru melaksanakan penan paska Lebaran mendatang.
‘’Saya perkirakan pada akhir bulan April nanti beberapa petani tambak mulai panen ikan,’’ tukasnya.
Harga ikan mujaer isi lima ekor ekan sekitar Rp 27 ribu per kilogram (kg), udang vaname cek 100 seharga Rp 55 ribu, dan ikan bandeng berisi 4 ekor seharga Rp 22 ribu per kg.
‘’Dimana harga tentunya tak menutup kemungkinan akan mengalami kenaikan lagi, melihat stok semakin sedikit dan masih minim panen ikan,’’ imbuhnya. (sip/mal/ind)
Editor : Hakam Alghivari