LAMONGAN, Radar Lamongan – Dua kecamatan di Kabupaten Lamongan masih minim industri. Keduanya, Kecamatan Ngimbang dan Kedungpring.
Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lamongan, Hamdani Azahari, mengatakan, selain dua kecamatan itu, wilayah Bengawan Jero juga minim industri. Menurut dia, kawasan Bengawan Jero lebih ke pertanian dan perikanan.
‘’Karena tidak semua ada industri,’’ katanya.
Hamdani mengklaim di Lamongan banyak industri, termasuk pakan ternak. Dia berharap perkembangan industri bisa menyerap tenaga kerja. ‘’Sekaligus kontribusi ke PAD,’’ ucapnya.
Pada triwulan IV tahun lalu, ada 22 proyek di 20 sektor pada penanaman modal asing (PMA). Realisasi investasi Rp 86,6 miliar.
Sementara itu, anggota komisi A DPRD Lamongan, Naim, mengatakan, sesuai RTRW, wilayah selatan termasuk daerah pertanian bukan industri.
‘’Tidak semua wilayah diindustrialisasikan, jadi disesuaikan RTRW,’’ katanya.
Menurut dia, wilayah utara sudah sinkronisasi terkait RTRW. Naim meminta manajemen yang rapi agar para investor bisa melirik investasi di Lamongan. ‘’Karena tanpa itu PAD susah dinaikkan,’’ katanya. (sip/yan)
Editor : Hakam Alghivari