LAMONGAN, Radar Lamongan – Jajaran pelatih Persela Lamongan mengevaluasi tukang gedornya. Pelatih Persela, Djadjang Nurdjaman, mengatakan, dari sekian pertandingan yang dilakukan, tidak banyak gol yang dihasilkan dari lini depan.
Menurut dia, meski gol bisa saja tercipta dalam situasi apapun, tapi lini depan merupakan kunci. Hingga penyisihan grup 3 Liga 2 menyisakan dua laga, baru striker Silvio Escobar Benitez yang mencetak tiga gol.
Dua striker lainnya, Dwi Raffi Angga dan Herman Dzumafo Epandi, masing - masing hanya menyumbangkan satu gol.
Sedangkan gol - gol Persela lainnya diciptakan bek Jonathan Campbell (2), Kim Do Hyun (2), Zulham Zamrun (2), Rahel Radiansyah (2), dan Lee Yu Jun (1).
Menurut Djanur, sisa waktu akan dimaksimalkan untuk memperbaiki kekurangan tim dan menyusun komposisi terbaik sebelum babak 12 besar. “Semua lini akan kita evaluasi karena persaingan di babak 12 besar cukup ketat, dan setelah pertandingan kita selalu sampaikan ke pemain kekurangannya,” ujarnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Lamongan.
Menurut Djanur, Persela masih menyisakan dua pertandingan di putaran kedua ini. Yakni away melawan Gresik United (6/12) dan menjamu Persipa Pati (16/12). Sesuai arahan manajemen, lanjut dia, pemain harus menyapu bersih sisa pertandingan tersebut.
Tujuannya, mempersiapkan diri menghadapi 12 besar. Menurut Djanur, pemain berhasil membuktikan diri ketika mengalahkan Deltras. “Pemain harus tetap profesional dan memperbaiki kemampuan bermainnya, karena tujuan kita kembali ke Liga 1,” terang pelatih 64 tahun itu. (rka/yan)
Editor : Yuan Edo Ramadhana