LAMONGAN, Radar Lamongan - Jadwal kereta api (KA) yang melintas di Stasiun Lamongan terimbas kecelakaan truk tertabrak KA Brantas jurusan Jakarta — Blitar di Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jateng, Selasa malam (18/7). Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) harus mengatur ulang waktu KA yang mengalami keterlambatan.
''Atas kejadian tersebut, sebanyak delapan KA mengalami keterlambatan datang di Stasiun Lamongan,'' tutur Kepala Stasiun Lamongan Sugito kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (19/7).
Dia menjelaskan, KA yang terlambat datang meliputi KA Kertajaya jurusan Jakarta — Surabaya mengalami keterlambatan 2 jam 8 menit, KA Semberani jurusan Gambir - Pasar Turi terlambat 86 menit, KA Anggrek jurusan Gambir - Pasar Turi terlambat 69 menit, serta KA Ambarawa jurusan Pasar Turi - Semarang terlambat 4 menit.
Empat KA lainnya yakni KA Jaya Baya Pasar Senen - Pasar Turi terlambat 3 jam 43 menit, KA Pandalungan jurusan Gambir - Jember terlambat 1 jam 51 menit, KA Gumarang jurusan Pasar Senen - Pasar Turi terlambat 2 jam 5 menit, dan KA Harina jurusan Bandung - Pasar Turi terlambat 2 jam 18 menit.
''Di mana semua KA tersebut tentunya perjalanan pada malam hari setelah kejadian,'' terangnya.
Sugito mengatakan, pihaknya intens melakukan komunikasi dengan pihak terkait, evakuasi KA dan truk bisa dilakukan sekitar pukul 04.00 WIB. Akibat insiden tersebut seluruh aktivitas KA dipantau penuh, untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.
Untuk saat ini (kemarin siang, Red) KA semuanya tentunya sudah kembali normal, tak ada keterlambatan lagi, ucapnya. (mal/ind)
Editor : M. Yusuf Purwanto