Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Sebagai Tambahan Oksigen untuk Ikan Hias

M. Yusuf Purwanto • Minggu, 5 Februari 2023 | 19:38 WIB
BANYAK MANFAAT: Selain memperindah akuarium, tanaman hias air juga sebagai tambahan oksigen untuk ikan hias. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
BANYAK MANFAAT: Selain memperindah akuarium, tanaman hias air juga sebagai tambahan oksigen untuk ikan hias. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
LAMONGAN, Radar Lamongan - Keindahan akuarium tidak hanya pada ikan hias, tapi juga tanaman hias air di dalamnya. Sehingga, tanaman hias di dalam air juga memiliki nilai jual. Kini, tanaman hias mulai dibudidaya. Salah satunya Fajar Yuliantoro, yang membudidayakan beragam tanaman hias air di rumahnya di Desa Sidomukti, Kecamatan/ Kabupaten Lamongan.

Pria yang akrab disapa Fajar ini menunjukkan secara langsung budidaya tanaman hias yang sudah dijalankannya tiga tahun ini. Terdapat delapan kotak plastik dengan panjang 40 centimeter (cm), lebar 30 cm, dan tinggi 12 cm. Selain itu, terdapat empat kolam ukuran 80 cm x 80 cm x 30 cm, yang ditumbuhi beragam tanaman hias air.

Ketertarikannya pada budidaya tanaman hias air, berawal dari kegemarannya terhadap ikan hias. Selanjutnya, dia mencopa aquascape hingga akhirnya mencoba peruntungan membudidaya tanaman hias.

Fajar menjelaskan, ada dua macam tanaman hias. Yakni ada yang asli tanaman air, serta ada beberapa tanaman darat yang diaplikasikan ke dalam air. Tanaman dari darat harus membutuhkan waktu beradaptasi.

‘’Kalau tanaman darat ke air, adaptasinya satu bulan di air,’’ ucap Fajar.

Fajar memiliki cara khusus untuk menentukan tanaman darat yang bisa dibudidayakan di dalam air. Caranya dengan menyiram daun tanaman tersebut. ‘’Jika airnya lewat dan tidak berbekas di daun, berarti tidak bisa di air,’’ imbuhnya.

Fajar sudah membudidayakan sekitar tujuh jenis tanaman air. Meliputi tigerlotus, cini, cuba, anubias, montefidensis, echinodorus, dan valesneria. Tanaman ini selain sebagai pelengkap aquascape, juga menambah keindahan.

‘’Kegunaannya juga untuk tambahan oksigen. Tumbuhan ini kan fotosintesis di air, jadi bisa mengeluarkan oksigen,’’ katanya.

Sehingga, meski di dalam akuarium terdapat banyak ikan hias, tidak masalah karena oksigen yang terlarut cukup banyak. Menurut dia, kendala budidaya yakni adaptasi di awal. Jika tidak cocok pada suhu tertentu, bakal karing daunnya.

‘’Jadi harus benar-benar tahu cara perawatannya,’’ terangnya.

Fajar menunjukkan cara adaptasi awal tanaman. Ketika jarak kurang dari sebulan, maka pergantian air ini dilakukan tiga hari sekali. Dia menyarankan harus menggunakan air yang mengalir. Dengan air yang baru, maka bisa meningkatkan kesuburan tanaman.

‘’Kalau tidak ganti air, amoniaknya tinggi dan mengganggu pertumbuhan,’’ tukasnya.

Sedangkan, substrat tanaman bisa menggunakan tanah sawah atau bisa menggunakan butiran pasir. Fajar mengaku tidak pernah menggunakan pupuk untuk menyuburkan. Sebab, dia khawatir justru malah menimbulkan suhu panas. Sehingga menyebabkan tanaman hias air mati. Di dalam ruangan juga perlu lampu. Selain sebagai pengganti pencahayaan, juga untuk fotosintesis tanaman.

‘’Lampu ini gantinya sinar matahari, untuk fotosintesis. Kemudian nyala lampu tidak boleh nonstop. Paling lama delapan jam. Kalau tidak dimatikan, maka keluar alga pada akuarium,’’ pungkasnya. (sip/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto
#hias #budidaya #tanaman #akuarium #ikan hias