Enam Siswa Merasakan Atmosfer Pendidikan di Jepang

M. Yusuf Purwanto • Dipublikasikan Jumat, 9 Desember 2022 | 18:10 WIB
PROGRAM KEMITRAAN: Sebanyak enam siswa dari Lamongan merasakan atmosfer pendidikan di Internasional Akifuchu High School di Hiroshima, Jepang. (Istimewa For RDR.LMG)
PROGRAM KEMITRAAN: Sebanyak enam siswa dari Lamongan merasakan atmosfer pendidikan di Internasional Akifuchu High School di Hiroshima, Jepang. (Istimewa For RDR.LMG)
LAMONGAN, Radar Lamongan – Sebanyak enam pelajar dari sejumlah lembaga di Lamongan kini sudah menjalani program Sakura Science di Hiroshima, Jepang. Seperti diketahui, ini merupakan program kemitraan dengan kerjasama sister school program pada Senin (28/11) lalu, yakni antara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Munif Syarif dengan AKF HS dan ICSB.

 

Kabid SMP Dinas Pendidikan Lamongan Chusnu Yuli mengaku senang bisa berangkat bersama enam siswa terpilih untuk mewakili Lamongan. ‘’Merasa bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih, karena bisa berkunjung dan merasakan atmosfer Sekolah internasional Akifuchu High School di Hiroshima, Jepang,” ujarnya.

 

Menurut Chusnu, program ini sementara masih diperuntukan bagi pelajar tingkat SMA/ MA. Meski Dinas Pendidikan sudah menjalin kerjasama, tapi ke depan akan berkelanjutan dengan SMP juga. Sedangkan, yang sudah menandatangani kerjasama dengan lembaga internasional Akifuchu High School di Hiroshima yakni MAN 1 Lamongan.

 

Akifuchu HS adalah sekolah menengah atas, dengan gedung kelas berlantai 5 danj 50 ruang kelas. Dia menjelaskan, pelajar mendapatkan kesempatan mengikuti kelas kaligrafi, kelas seni, dan kelas musik.

 

Kepala Akifuchu HS Takahashi Makoto mengatakan, guru dan siswanya merasa senang dengan kehadiran pelajar utusan Indonesia dan Filipina. Bahkan, dari kepala sekolahnya menyampaikan jika semuanya yang ada di ruangan termasuk orang Lamongan dan Filipina merupakan sahabat.

 

‘’Berharap ke depan akan terjalin kerjasama berkelanjutan, meski melalui zoom meeting,’’ terangnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto
belajar Siswa lamongan Pendidikan di Jepang Program Kemitraan