Sujono, perajin perahu PVC asal Kecamatan Kalitengah, mengaku sudah mengerjakan pesanan orang. ‘’Saat ini saya dapat pesanan dua. Kalau musim gini, satu bulan bisa (dapat pesanan) tujuh (perahu). Sedangkan saat kemarau, satu bulan maksimal tiga perahu,’’ ucapnya.
Harga perahu bervariasi tergantung ketebalan PVC dan ukuran panjangnya. ‘’Harganya dari Rp 6 juta sampai Rp 12 juta, tergantung ukuran sama kualitas PVC,’’ imbuhnya.
Dia membuat perahu dibantu dua orang. Pengerjaan pembuatan perahu maksimal tujuh hari. Terkadang, pesanan tujuh perahu tidak dapat diselesaikan dalam satu bulan. Sebab, lama waktu pengerjaannya tergantung kecil besarnya perahu yang dipesan.
‘’Pemesanan dari Kalitengah, terkadang Gresik, bahkan juga dari Blitar. Pernah juga dari Sidoarjo,’’ jelas Sujono yang mengaku mengangkut perahu pesanan orang menggunakan pikap itu.
Menurut dia, warga Bengawan Jero membutuhkan perahu untuk alat transportasi. Apalagi, bagi petambak yang lahannya kebanjiran. ‘’Alat transportasi bagi petambak di Bengawan Jero,’’ ujar laki-laki 43 tahun tersebut.
Khoirul Huda, perajin perahu lainnya di Kecamatan Kalitengah, menuturkan, dirinya sudah dua minggu ini mengerjakan pesanan perahu.
‘’Kemarau kosong pesanan. Kalau musim ini banyak pesanan, ada tujuh pesanan, dan mulai dibuat dua,’’ jelasnya.
Huda mengatakan, usahanya tersebut termasuk musiman. Saat musim hujan, banyak yang pesan. Dia paling cepat tiga hari untuk mengerjakan satu perahu.
‘’Perahu ukuran enam meter, pengerjaan empat sampai lima hari,’’ katanya.
Jika pesanan ramai, maka Huda memerkerjakan banyak orang untuk membantu proses pembuatan perahu. ‘’Kendalanya itu, pertama modal, lalu kenaikan harga barang,’’ ucapnya. (sip/yan)