‘’Kalau sudah ada gejala flu batuk yang lebih dari tiga hari segera periksa untuk memastikan kondisinya,’’ ujar Taufik.
Taufik mengatakan, risiko ISPA saat musim pancaroba karena kondisi tubuh seseorang yang kelelahan biasanya mudah tumbang. Tapi beruntung, sekarang untuk kasus Covid-19 sudah malandai. Bahkan, temuan kasusnya nihil, karena masyarakat sudah melakukan vaksinasi lengkap.
‘’Alhamdulillah kekebalan tubuh sudah tinggi, sehingga risikonya sangat kecil,’’ ucapnya.
Taufik berharap, kebiasaan menjaga kebersihan rumah, menggunakan masker, rutin mencuci tangan tetap dilakukan. Selain itu, harapannya untuk para lanjut usia agar menjaga pola makan, pola istirahat, dan tetap berolahraga rutin.
Menurut dia, tidak perlu melakukan olahraga berat, cukup dengan berjalan kaki, dan berjemur untuk mendapatkan keringat. ‘’Lansia tetap paling berisiko sakit ketika perubahan musim, meski semua usia tetap ada potensi dan memiliki risiko sama,’’ tuturnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto