‘’Kami berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Pak Bupati. Sehingga, kami bisa kembali berjualan dan perekonomian bisa pulih,’’ ucap Latif.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, dibukanya pasar hewan ini karena pertimbangan Lamongan sudah zero kasus. Harapannya bisa menggairahkan ekonomi peternak di Lamongan.
‘’Semoga ekonomi di Lamongan semakin tumbuh, masyarakat berjaya, dan sektor peternakan di Lamongan kembali bergairah,’’ harap Bupati Yes.
Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Lamongan Ummuronah menjelaskan, dua titik pasar hewan telah dibuka yakni di Tikung dan di Babat, setelah ditutup selama lima bulan.
Pertimbangannya dua pekan lebih zero kasus dan zero kematian. Selain itu, capaian vaksinasi mencapai 67 persen, serta tingkat kesembuhan juga 70 persen lebih. Sehingga, Pemkab Lamongan kembali membuka pasar hewan.
‘’Penutupan tentu berdampak pada penghasilan pedagang. Jadi dengan dibukanya ini, saya berharap pedagang bisa kembali berpenghasilan dan tetap memenuhi SOP yang diberlakukan,’’ ucapnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan Moch. Wahyudi menuturkan, pembatasan ini memang sulit. Namun, petugas akan terus memaksimalkan skrining. Ternak yang akan digunakan transaksi harus sehat, dan memiliki surat keterangan sehat. Jika masih ditemukan ada yang sakit, segera dilakukan isolasi di tempat terpisah.
‘’Semoga ekonomi masyarakat kembali berkembang dan ternak yang masih sakit segera sembuh,’’ tuturnya.
Direktur Perumda Pasar Suhartono menambahkan, pembukaan Pasar Hewan Lamongan sesuai dengan petunjuk Bapak Bupati dengan sejumlah pertimbangan.
Hartono, sapaan akrabnya mengaku telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, untuk memastikan mobilisasi ternak aman dan sehat. Selain itu, desinfeksi akan terus dilakukan, guna memastikan kebersihan dan sterilisasi hewan ternak.
Menurut dia, dibukanya pasar hewan ini sangat ditunggu oleh masyarakat. Sebab, perputaran ekonomi di pasar hewan cukup besar. Sehingga dengan dibukanya kembali, harapannya ekonomi Lamongan tumbuh.
‘’Setiap pasaran transaksi mencapai seratus ternak lebih. Sehingga dibukanya pasar hewan memang sangat ditunggu. Pedagang sangat senang," terangnya. (rka)
’’Dibukanya pasar hewan ini karena pertimbangan Lamongan sudah zero kasus. Harapannya bisa menggairahkan ekonomi peternak di Lamongan. Semoga ekonomi di Lamongan semakin tumbuh, masyarakat berjaya, dan sektor peternakan di Lamongan kembali bergairah.’’Editor : M. Yusuf Purwanto
Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA., Bupati Lamongan