Bupati Yes, sapaan akrab Yuhronur Efendi menuturkan, infrastruktur lapangan di Jalan Sumargo tersebut sudah memadai, karena lahan dalam kondisi sudah diuruk. Sehingga, pengerjaan fisik bisa dimulai hari ini (30/8). Pembangunannya ditarget tuntas akhir tahun.
Sedangkan, untuk fasilitas lainnya akan dikerjakan secara bertahap. Setelah training ground rampung, rencananya akan dibangun selasar upacara, co-working space, gedung kesenian (pertunjukan), playground, masjid, dan taman.
‘’Insya Allah akan kita fasilitasi UMKM juga di lahan yang sudah disediakan oleh Pemkab,” ucapnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan Kandam membenarkan pengerjaan akan dimulai hari ini. Sebelumnya akan dilakukan leveling dulu, untuk memastikan bangunan sejajar dengan jalan. Sebab, dari total 12 hektare (ha) lahan yang disiapkan, masih setengah yang sudah leveling. Sehingga, nantinya akan diuruk sesuai dengan kebutuhan.
Setelah itu akan dilakukan pembangunan sesuai dengan master plan yang disiapkan. Pembangunan training ground ini dilengkapi dengan lapangan latih, lapangan voli, basket, dua lapangan tenis, dan tribun penonton.
‘’Untuk pekerjaan kami target Desember selesai, mudah-mudahan tidak ada kendala,” ujarnya.
Menurut Kandam, training ground juga dilengkapi fasilitas lintasan lari berstandar internasional. Total anggaran untuk pembangunan fasilitas pemusatan olahraga sekitar Rp 3 miliar. Fasilitas olahraga ini bisa digunakan masyarakat umum khususnya para atlet untuk mengembangkan bakatnya dengan fasilitas yang memenuhi standar.
Kenutuhan training ground sekitar 3,4 hektare (ha), dari 12 ha lahan di lapangan Gajahmada. Sisanya nanti akan dibangun fasilitas lain, termasuk ruang terbuka hijau (RTH) dan resapan.
‘’Yang pertama training ground dulu, kita bangun lapangan latih, selanjutnya akan dilakukan pembangunan fasilitas lain termasuk selasar upacara,” terangnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto