Terakhir, Imam berseragam PSIM Jogjakarta. Pemain kelahiran Tasikmalaya tersebut mengaku akan bersikap professional, meski nantinya satu grup dengan mantan klub lamanya.
‘’Saya profesional, karena sudah berbeda klub, saya akan maksimal untuk klub baru dan lebih baik dari sebelumnya,” ujar Imam Arief ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (17/8).
Seperti diketahui, PSIM merupakan rival Laskar Joko Tingkir di Liga 2. Laskar Mataram – julukan PSIM memiliki target yang sama, yakni promosi ke Liga 1 musim depan.
Imam menuturkan, semua klub Liga 2 pasti targetnya promosi ke Liga 1. Sebagai pemain, dia mengaku akan berjuang keras untuk klub yang dibela sekarang. Secara pribadi, Arief mengaku sudah siap. Waktu tiga bulan di Persela, membuat Imam sudah bisa beradaptasi dengan strategi pelatih.
‘’Kalau kesulitan awal itu normal, tapi sejauh ini bisa beradaptasi dengan pemain dan strategi pelatih. Mudah-mudahan kita bisa promosi Liga 1,” ujar Imam.
Dia merasa termotivasi dukungan penuh dari masyarakat Lamongan dan suporter setia Persela. Jika nantinya pertandingan dengan penonton, maka akan menambah semangat pemain dalam memberikan kemampuan terbaiknya.
‘’Intinya sebagai pemain, saya selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk persela,” imbuhnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto