Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan Siti Rubikah menjelaskan, untuk perbaikan pagar dan papan nama Makam Mbah Lamong sudah selesai. Makam Nyai Andongsari sudah 93 persen. Sedangkan, Makam Joko Tingkir dan Mbah Kinameng belum mulai.
‘’Rencana Mbah Kinameng bulan depan mulai progress. Paling lambat triwulan tiga,’’ terang Rubikah kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (31/7).
Rubikah mengatakan, perbaikan makam leluhur Lamongan akan dikerjakan tahun ini semua. Untuk nilainya, Makam Kinameng dianggarkan Rp 95 juta, Nyai Andongsari dianggarkan Rp 193 juta, Makam Joko Tingkir dianggarkan Rp 193 juta, dan Mbah Lamong dianggarkan Rp 95 juta.
Menurut dia, perbaikan setiap titik berbeda menyesuaikan kebutuhan. Misalnya Makam Joko Tingkir, perbaikan paving kawasan dan papan nama. Nyi Andongsari perbaikan cungkup, makam mbah Kinameng joglo peziarah dan meninggikan dinding pembatas makam. Sementara untuk Makam Mbah Lamong, perbaikan pembatas area makam.
Rubikah menuturkan, perbaikan ini diharapkan bisa membuat peziarah lebih nyaman dalam berdoa. ‘’Kita lakukan perbaikan berkala, supaya mendongkrak industri pariwisata dan perekonomian lokal,’’ tuturnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto