Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

2.338 Sapi Masih Sakit

M. Yusuf Purwanto • Selasa, 19 Juli 2022 | 21:22 WIB
TERUS DIPANTAU: Sapi milik peternak didata untuk mengetahui kondisinya karena maraknya PMK pada ternak tersebut. (Dokumentasi RDR.LMG)
TERUS DIPANTAU: Sapi milik peternak didata untuk mengetahui kondisinya karena maraknya PMK pada ternak tersebut. (Dokumentasi RDR.LMG)
LAMONGAN, Radar Lamongan - Sebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak masih tinggi. Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkan) Lamongan, 2.338 ekor sapi masih sakit.

 

Ternak itu menyebar di 23 kecamatan. Sementara kambing terdata sebelas ekor dan menyebar di enam kecamatan.

 

Kepala Disnakkan Lamongan, Wahyudi, menjelaskan, mobilisasi ternak cukup tinggi pasca hari raya idul adha. Secara temuan, lebih terkendali pada H+7 idul adha. Ternak yang menunjukkan gejala, langsung dikarantina.

 

Sedangkan ternak sehat diberi vaksinasi untuk meminimalisasi risiko penularan. “Kalau kasus masih cukup tinggi tapi temuan barunya yang mulai turun, biasanya satu hari 15 kasus, sekarang 9 kasus,” jelasnya.

 

Hingga sekarang, lanjut dia, angka kesembuhan ternak terbilang masih rendah. Baru 695 ternak dinyatakan sembuh dan angka kematian ternak yang terindikasi PMK 25 kasus. “Kalau obat kita berusaha bantu meski belum maksimal,” katanya. (rka/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto
#sakit #Disnakan #Sapi #pmk #ternak #Obat #virus #lamongan #kesembuhan #Didata