Intinya, tutur dia, dari sembilan titik tugu pembatas akan dilakukan pemeliharaan setiap tahun. Kini, yang menjadi prioritas pemeliharaan terdekat tugu pembatas Lamongan - Gresik, Lamongan - Jombang, Lamongan - Mojokerto.
‘’Kita sesuaikan kebutuhan di lapangan. Seperti mengganti lampu, cat, atau kegiatan lain sesuai kebutuhan,’’ ucap Yunan.
Yunan memastikan, tidak ada pembangunan baru. Sebab, diakuinya, anggaran hanya sekitar Rp 120 juta. Menurut dia, setiap perbatasan daerah sudah ada tugu pembatasnya.
‘’Dua tahun lalu sudah dilakukan pembaharuan paduraksa secara berkala, sehingga kondisi sementara masih baik. Hanya perlu tambahan lampu untuk menambah kesan indah di setiap tugunya,’’ katanya.
Dia menuturkan, untuk pemeliharaan masih fokus pada pembatas kabupaten. Kemudian untuk pembatas antar kecamatan, pemeliharaan diserahkan ke masing-masing kecamatan. Kecuali ada perbaikan yang membutuhkan dana besar bisa mengajukan dulu ke dinas.
‘’Sementara belum ada yang mengajukan, karena hampir semua sudah dilakukan pembaharuan paduraksa,’’ terangnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto