Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Beri Makan Jangkrik dan Ulat Hongkong

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 25 Juni 2022 | 19:08 WIB
TELATEN: Pecinta burung cucak hijau saat memberikan makan. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
TELATEN: Pecinta burung cucak hijau saat memberikan makan. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
LAMONGAN, Radar Lamongan - Terdengar suara merdu beragam jenis burung yang saling sahut-menyahut ketika melintas di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/ Kabupaten Lamongan kemarin (24/4). Di salah satu lokasi tempat perlombaan tersebut dipenuhi para pecinta burung. Salah satunya pecita burung cicak hijau di Lamongan Arif Saprudin, 37, yang tampak antusias memberikan kode agar burungnya agar lebih semangat.

 

Awalnya, Arif Saprudin lebih condong merawat love bird. Pada Tahun 2010, dirinya menukarkan burung kesayangannya dengan burung cucak hijau milik rekannya. Terhitung sudah sekitar 12 tahun ini dirinya fokus merawat burung cucak hijau. Merawat burung cucak hijau tergolong cukup sulit.  Terutama ketika hendak mengikuti lomba, maka perawatan lebih ekstra harus dilakukan.

 

‘’Perlombaan burung cucak hijau lebih dikenal dengan istilah jambul ngetrok (jamtrok).  Yakni bulu diatas kepala atau jambul berdiri dan kaki ngetrok-ngetrok, penilaiannya sangat tinggi,’’ imbuhnya.

Photo
Photo
BUTUH PERAWATAN EKSTRA: Burung cucak hijau beraksi saat dilombakan. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

Arif Saprudin menjelaskan, saat pagi hari burung dalam sangkar di taruh di luar agar terkena embun pagi. Setelah matahari terbit, burung diberikan tempat yang ada airnya untuk mandi. Jika tidak sedang disiapkan lomba, dia hanya memberikan makan jangkrik dua ekor, pepaya atau buah pisang.

 

Namun, ketika persiapan loma maka asupan dijaga. Yakni siang hari diberikan makanan 4 ekor jangkrik dan 3 ekor ulat Hongkong. Itu untuk menjaga birahi burung agar kicauannya tetap terjaga. Setelah lomba, burung cucak hijau diberi santapan pepaya dan pisang untuk menurunkan emosi burung dan stamina tetap terjaga.

 

‘’Dalam perlombaan, dalam satu arena paling banyak pernah mendapatkan juara hingga tujuh nomor,’’ ujarnya.

 

Meski begitu, Istrinya sangat mendukung hobinya merawat burung cucak hijau. Ketika dia sedang bekerja, Istrinya yang bertugas merawat burung cucak hijau kesayangannya.

 

‘’Istri juga meminta membelikan burung murai batu dengan ekor panjang, hehehe....,’’ celetuk Arif Saprudin. (mal/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Pecinta burung cucak hijau #bupati yes #dilombakan #Beraksi #Hobi #lamongan