Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dua Penggawa Persela Lamongan Ikut Tarkam

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 4 Juni 2022 | 19:44 WIB
TERUS GELAR LATIHAN: Zulham Zamrun ketika dibayangi rekannya pada latihan di Stadion Surajaya Lamongan. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)
TERUS GELAR LATIHAN: Zulham Zamrun ketika dibayangi rekannya pada latihan di Stadion Surajaya Lamongan. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)
LAMONGAN, Radar Lamongan - Sejumlah penggawa Persela memilih untuk mengikuti kompetisi tarkam saat jeda kompetisi. Informasi yang dihimpun wartawan koran ini Rizky Sena dan Risqki Putro Utomo (Bosky) terlihat mengikuti kompetisi antar kampung (tarkam).

 

Padahal turnamen amatir tersebut dinilai kurang efektif bagi pemain profesional karena tidak resmi. Selain itu, lokasi pertandingannya juga bukan menggunakan lapangan yang berstandar untuk pemain sekelas Liga 1 dan liga 2. Apalagi, kompetisi tarkam yang diikuti mayoritas pemain amatir, cukup rawan bermain keras dan dikhawatirkan pemain Persela cedera parah.

 

Head Coach Persela Fakhri Husaini tidak berkomentar banyak. Fakhri mengatakan, sebagai pemain profesional, dia yakin pemain sudah tahu bagaimana mempersiapkan dirinya. Sehingga, penampilan terbaiknya tetap terjaga dan mampu memberikan yang terbaik untuk Persela.

 

‘’Saya berdoa supaya tidak ada satupun pemain Persela yang cedera setelah melakukan persiapan secara mandiri,” tutur Fakhri kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (3/6).

 

Fakhri mengaku mencoba berpikir positif setelah mengetahui beberapa pemain Persela mengikuti tarkam. Kemungkinan aktivitas tersebut sebagai bagian dari persiapan pemain secara mandiri, sebelum latihan resmi tim dilakukan.

 

Dia menilai, pemain melakukan ini untuk menjaga kebugaran fisiknya, agar saat latihan kondisi tetap terjaga. Namun, Fakhri tidak merekomendasikan  sepak bola tarkam ini sebagai aktivitas yang bisa menjaga kebugaran pemain.

 

Menurut dia, sebagai pemain yang biasa berkompetisi di Liga 1 atau Liga 2, tentunya memahamai dalam menjaga profesionalitas. ‘’Semoga pemain tetap menjaga kondisi fisiknya, karena Tanggal 10 Juni kita mulai latihan,” jelasnya.

 

Manajer Persela Lamongan Fariz Julinar Maurisal mengatakan, terkait pemain yang mengikuti tarkam. Fariz tidak menjawab secara pasti. Namun, Fariz mengaku selalu mengingatkan pemain untuk menjaga kondisi. Sebab, minggu depan sudah mulai latihan.

 

‘’Kita sudah ingatkan, saya harap mereka mengerti dan bisa menjaga fisiknya untuk menghadapi kompetisi musim depan,” terangnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto
#bupati yes #persela lamongan #bupati lamongan #lamongan