Suriadi, petambak di Kecamatan Kalitengah, menuturkan, waring yang sebelumnya terpasang, kini dilepas. “Kemarin ikannya sudah saya panen setengah dan cuma dapat satu keranjang,” tuturnya.
Menurut dia, perlu ada pengangkatan tanah di dasar. “Biasanya setelah diangkat tanah berlumpurnya, saya masukin air dengan disel sehingga ikan lebih aktif dan bisa cepat besar,” imbuhnya.
Heri, petambak di Kecamatan Kalitengah lainnya, berharap harga ikan tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. “Hasil panen ikan biasanya cukup untuk biaya awal panen padi dan pupuknya,” katanya.
Sekretaris Dinas Perikanan Lamongan Tri Wahyudi mengatakan, pihaknya mengingatkan pembudidaya ikan tetap menjaga kondisi kualitas air di lahan. Sebab, lahan yang semula tergenang menjadi surut, mengakibatkan perubahan-perubahan secara fisika, kimia, dan biologi.
“Kalau memang itu panen ya dipersilakan. Kalau udah cukup umur bisa dikurangi jumlahnya. Sehingga nanti tidak terlalu padat ikannya,” jelasnya.
Dia juga mengingatkan kondisi pasar. Jangan sampai harganya terlalu rendah karena tidak adanya pedagang saat libur hari raya.
“Untuk bulan-bulan ini dan selanjutnya saya optimistis produksi perikanan akan mengalami kenaikan. Panen mulai banyak terjadi di bulan-bulan ini dan bulan selanjutnya,” katanya. (sip/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto