Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lamongan Moh. Nalikan mengatakan, ajang MTQ ini akan disinergikan dengan Gerakan Lamongan Menghafal (GLM) untuk membumikan syiar Alquran di Lamongan.
Cabang yang dilombakan terbagi menjadi 7 cabang, dengan 23 golongan. Yakni cabang tilawah Alquran yang di dalamnya terdiri dari delapan golongan. Salah satunya golongan cacat netra. Cabang Hifzhif Alquran, Tafsir Alquran, Syarh Alquran, Fahm Alquran, Khath Alquran, dan Musabaqah menulis ilmiah Alquran.
‘’Kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam melahirkan qori - qoriah Lamongan, yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan itu, ajang ini berhasil menyedot banyak peserta dari beragam tingkatan. Sehingga, dia bersyukur karena generasi kafilah Lamongan ini tidak pernah putus.
‘’Akan terus berkembang supaya bisa menjaga marwah Lamongan sebagai kabupaten yang selalu melahirkan qori - qoriah andal,’’ ucap Nalikan.
Kabag Kesra Setkab Lamongan Mulyono mengatakan, lomba MTQ dilaksanakan hingga sore hari. Kemudian malamnya langsung menerima hadiah dari pak Bupati, sekaligus menutup rangkaian acara. Pemenang diberikan apresiasi sesuai dengan prestasi yang diraih.
‘’Akan ada piala bergilir dan peraih medali emas terbanyak mendapatkan doorprize khusus dari pak Bupati,” imbuhnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto