Kalimat – kalimat kritikan maupun penyemangat itu diungkapkan melalui media sosial, pamflet, hingga spanduk yang dipasang di beberapa titik di jalan raya. Di antaranya, Ayo Bangkit-Bangkit, Kamu Harga Diri Lamongan, sampai management shame on you.
Manajer Persela, Taufiq Kasrun, mengatakan, kritikan menjadi penyemangat untuk bisa lebih baik ke depannya. Kritikan yang ada tidak dinilai berlebihan karena fokus manajemen sekarang membenahi yang sudah terjadi. Sehingga, Persela lebih baik lagi.
“Kalau harapan kita, tentunya kemenangan Persela, dan bisa segera memperbaiki klasemen,” ujarnya.
Mantan pemain yang pernah berlatih di Belanda itu menuturkan, kekecewaan terhadap hasil pertandingan Persela selama ini, dirasakan semua pendukung setianya. Dia juga bisa merasakan kekhawatiran para pendukung Persela. Namun, Taufik berharap dukungan untuk melakukan perbaikan tetap ada. Sekecil apapun kesempatan itu, akan tetap dimanfaatkan Persela untuk memperbaiki klasemen.
Seperti diberitakan, Persela terbenam di posisi 17 dengan perolehan 19 poin. Untuk bertahan di Liga 1, diperkirakan minimal mengumpulkan 40 poin. Itu artinya, Persela tidak boleh seri, apalagi kalah pada sisa delapan laga terakhir.
Taufik mengaku selalu meminta pemain untuk serius dalam menyelesaikan sisa pertandingan, meski belum didampingi pelatih kepala. “Sekarang sama caretaker dulu, sambil kita komunikasi lagi untuk mengisi kebutuhan pelatih kepala,” terangnya.
Caretaker Persela, Ragil Sudirman, menjelaskan, pemain dalam kondisi sehat. Demerson dkk mulai latihan taktik persiapan melawan Persib Bandung.
Menurut mantan kapten Persela di era divisi II itu, Persib bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Tim berjuluk Maung Bandung itu hanya kalah dua kali ketika melawan PSM Makassar dan Persebaya Surabaya. Sisanya menang dan seri.
Selain memersiapkan dalam hal teknik, Ragil banyak berkomunikasi dengan pemain. Dia meminta pemain tidak silau dengan tim lawan dan tetap bekerja keras untuk hasil yang baik. “Kita harus optimistis dan menang untuk tetap bertahan di Liga 1,” jelasnya. (rka/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto