RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Malang dan bakso adalah dua hal yang tak terpisahkan. Bagi para pemburu kuliner yang mengutamakan autentisitas dan kedalaman rasa kaldu, Kota Malang adalah "tanah suci" bagi para pencinta daging. Di sini, bakso bukan sekadar makanan cepat saji, melainkan warisan rasa yang dijaga selama puluhan tahun.
Jika Anda sedang berkunjung ke Malang, 5 spot bakso legendaris dan kaya akan tekstur daging ini wajib masuk dalam daftar prioritas Anda:
1. Bakso Solo Kidul Pasar: Sang Maestro Sejak 1965
Berlokasi di Jl. A. Yani No. 57, Blimbing, warung ini adalah definisi "legenda hidup". Rahasianya terletak pada konsistensi resep kuah yang sangat kaya rasa dan tidak berubah sejak pertama kali dibuka lebih dari setengah abad lalu.
Baca Juga: Awas Klenger! 6 Warung Bakso Unik dan Jumbo di Surabaya: Ada Isian Keju Lumer hingga Sumsum Menggoda
2. Bakso Kota Cak Man: Sang Ikon yang Mendunia
Siapa yang tak kenal Cak Man? Pusatnya di Blimbing tetap menjadi primadona dengan pilihan menu lengkap mulai dari bakso urat jumbo, siomay basah, hingga usus goreng.
3. Bakso Urat Cak Toha: Juara Tekstur di Jantung Kota
Bagi penggemar bakso urat, Cak Toha di Jl. Semeru dan Jl. Trunojoyo adalah destinasi wajib. Teksturnya kenyal dan crunchy khas urat sapi asli, sangat pas dinikmati dengan tahu gorengnya yang legendaris.
4. Bakso Eky Sawojajar: Andalan Warlok
Bakso Eky Sawojajar menjadi andalan warga lokal untuk menikmati variasi tetelan dan kikil dengan harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp2.000-an per butir, namun dengan kualitas rasa yang tetap premium. Lokasi di Jl. Danau Sentani Raya, Madyopuro, Kedungkandang, Malang.
5. Bakso Kraton Pakis: Juara di Kabupaten Malang
Warung bakso yang berlokasi di Jl. Raya Pakis Kembar No.66, Krajan Barat, Pakiskembar, Kec. Pakis, Kabupaten Malang. Meski tidak kawasan Kota Malang, Bakso Kraton layak untuk dicoba. Harga dan kualitasnya sepadan.
Mengapa Bakso Malang Begitu Populer?
Secara geografis, Malang berada di dataran tinggi dengan suhu udara yang relatif dingin. Mengutip studi dalam jurnal Gizi dan Kuliner Nusantara, konsumsi makanan berkuah hangat yang kaya akan protein hewani (seperti kaldu tulang sapi) berfungsi sebagai sumber energi dan penghangat tubuh yang efektif di wilayah beriklim sejuk. Inilah yang membuat budaya makan bakso di Malang berkembang sangat pesat dibandingkan kota lain. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko