RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sungai memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan. Sehingga, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro Nurul Azizah menggelar Aksi Bersih Sungai di Sungai Desa Kalianyar dan Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Jembatan Glendeng Sabtu (9/8).
Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Hanafi mengatakan, HUT RI ke-80 momentum bersejarah yang mengingatkan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Kemudian Hari Pramuka ke-64 adalah pengingat bahwa gerakan Pramuka hadir sebagai wadah pembinaan generasi muda agar menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan serta masyarakat.
“HUT RI ke-80 ini merupakan momentum untuk mengingat jasa para pahlawan perjuangan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, sementara Hari Pramuka ke-64 merupakan pengingat bahwa Pramuka adalah wadah pembinaan generasi muda agar menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan serta masyarakat,” jelasnya.
Dia menambahkan, kegiatan bersih sungai wujud nyata dari semangat kepedulian anggota pramuka. Karena sungai memiliki banyak fungsi, salah satunya sebagai sumber kehidupan. Sehingga menjaga kebersihan sungai berarti menjaga masa depan.
“Sungai memiliki banyak manfaat. Salah satunya sebagai sumber kehidupan, sehingga kita harus menjaga kebersihan sungai,’’ tegasnya.
Kepala BPBD Bojonegoro Heru Wicaksi mengapresiasi semangat dan komitmen Gerakan Pramuka dan pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Dengan harapan kegiatan hari ini bisa memberikan dampak bagi lingkungan dan menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan.
‘’Semoga aksi kecil kita hari ini bisa memberikan dampak besar bagi lingkungan dan menginspirasi lebih banyak orang untuk turut peduli lingkungan,” paparnya dalam Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 dan Hari Pramuka ke-64 itu.
Bersih-bersih sungai bersama yang juga diikuti Achmad Syoleh Fatoni Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Pengurus Kwarcab Bojonegoro, Brigade Penolong 1322, Dewan Kerja Cabang, Saka Kalpataru, Patriot Hijau, dan Ratusan Pramuka Penegak Bojonegoro itu diakhiri dengan memasukkan sampah ke truk pengangkut. (yna/msu)