Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

LLHPB Inisiasi Emak-Emak di Bojonegoro Arisan dan Sedekah Sampah

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 17 Februari 2025 | 05:20 WIB
ARISAN: Kelompok emak-emak Bojonegoro saat berkumpul dalam kegiatan arisan dan sedekah sampah di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Minggu (16/2).
ARISAN: Kelompok emak-emak Bojonegoro saat berkumpul dalam kegiatan arisan dan sedekah sampah di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Minggu (16/2).

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Para perempuan atau kelompok emak-emak di Bojonegoro, Jawa Timur yang tergabung dalam Kelompok Emak-Emak Berdampak (MAPAK) meluncurkan Program Arisan dan Sedekah Sampah. Dimulai dengan diskusi dan sosialisasi bertempat di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu pada Minggu (16/2).

Arisan sampah anorganik ini menjadi pilihan puluhan ibu-ibu dari 8 desa di kecamatan itu. Mereka berkelompok antara 30-40 orang. Pertemuan dilakukan setiap bulan dan membawa sampah, lalu ditimbang dan dihitung oleh masing-masing koordinator.

Program ini diinisiasi oleh Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pengurus Daerah Aisyiah Bojonegoro. LLHPB bekerjasama dengan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Muhammadiyah mendampingi kelompok perempuan tersebut.

“Kami ingin berkontribusi dalam mengurangi sampah di Kabupaten Bojonegoro. Sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial karena sebagian dari hasil penjualan sampahnya kami berikan untuk anak yatim piatu,” ucap Ketua LLHPB Aisyiyah Bojonegoro, Zubaidah Hasanah.

Menurutnya, persoalan sampah plastik di Bojonegoro sudah menjadi perhatian LLHPB. Sebagai penggerak program ini adalah perempuan. Sebab, perannya cukup signifikan dalam urusan sampah rumah tangga.

“Penggeraknya perempuan, kelompok arisannya perempuan, dan kami targetkan bisa menjadi gerakan perempuan di seluruh Kabupaten Bojonegoro,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua MPKS Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Mariman Darto mengatakan, bahwa Kelompok MAPAK menginspirasi banyak kalangan. Dia sendiri mengetahui gerakan emak-emak Bojonegoro ini ketika program tersebut masuk menjadi finalis Muhammadiyah Social Fund pada akhir tahun lalu.

“Ibu-ibu dari PDA Bojonegoro terlibat aktif dalam arisan dan sedekah sampah yang mana hasilnya diperuntukkan bagi keperluan pendidikan anak-anak di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak yang tentu sangat membutuhkan,” terangnya.

Inovasi ini kini sudah berjalan dan disosialisasikan ke masyarakat luas. Diharapkan dampaknya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Menurut Mariman, program ini sangat kontekstual dengan isu sampah yang hingga kini di banyak pemerintah daerah kesulitan mengelolanya.

Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut berharap, dampak atas inovasi ini bisa memberikan kontribusi mendukung program pemerintah dan Muhammadiyah serta SDG’s dalam kaitannya dengan isu lingkungan.
Selain itu, MAPAK bisa membantu mendorong kepedulian masyarakat dalam mengurangi dampak buruk sampah bagi lingkungan hidup dan ekosistemnya.

“Tentu gerakan ini akan membangun kemandirian LKSA Muhammadiyah melakui arisan dan sedekah sampahnya,” pungkasnya. (edo/cho)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#sukosewu #sampah plastik #emak-emak #Sampah #Perempuan #aisyiyah #MPKS #bojonegoro #muhammadiyah #lingkungan hidup #Mapak #Aisyiyah Bojonegoro #sedekah sampah #arisan