RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Air kelapa muda kerap dianggap sebagai salah satu minuman alami yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Tidak sedikit pula ibu hamil yang mendapat anjuran dari keluarga untuk rutin mengonsumsi air kelapa muda dengan anggapan dapat membuat kulit bayi menjadi lebih putih dan bersih ketika lahir.
Namun, benarkah kebiasaan minum air kelapa muda selama kehamilan bisa menentukan warna kulit bayi?
Hingga saat ini, tidak terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa rutin minum air kelapa muda selama kehamilan dapat membuat kulit bayi menjadi putih.
Warna kulit manusia terutama berkaitan dengan jumlah, jenis, distribusi dan aktivitas melanin, yaitu pigmen yang diproduksi oleh sel bernama melanosit. Penelitian mengenai pigmentasi manusia menunjukkan bahwa warna kulit merupakan sifat yang sangat kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor genetik.
Warna Kulit Bayi Dipengaruhi Faktor Genetik
Sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam Pediatric Dermatology pada 2025 menjelaskan bahwa pigmentasi kulit bayi baru lahir berkaitan dengan proses pembentukan dan distribusi melanin. Pada masa perkembangan janin, melanosit mulai berkembang dan produksi melanin berlangsung secara bertahap. Aktivitas melanosit serta karakteristik melanosom ikut menentukan perbedaan warna kulit.
Baca Juga: Mitos atau Fakta, Benarkah Nasi Dingin Lebih Baik untuk Penderita Gula Darah?
Artinya, makanan atau minuman tertentu yang dikonsumsi ibu selama kehamilan tidak dapat secara sederhana mengubah mekanisme genetik yang menentukan pigmentasi kulit bayi.
Penelitian lain yang diterbitkan dalam Annals of Human Genetics juga menjelaskan bahwa warna kulit, rambut dan mata dipengaruhi jaringan gen yang kompleks. Variasi genetik tersebut berperan dalam proses pembentukan melanin dan menyebabkan setiap individu memiliki karakteristik pigmentasi yang berbeda.
Lantas, Apa Manfaat Air Kelapa Muda untuk Ibu Hamil?
Meskipun tidak terbukti dapat membuat kulit bayi menjadi putih, air kelapa muda tetap dapat menjadi salah satu pilihan minuman dalam pola makan selama kehamilan.
Air kelapa mengandung air dan sejumlah elektrolit, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu menjadi bagian dari pola makan seimbang dan tidak menggantikan air putih, susu atau sumber nutrisi lain yang dibutuhkan selama kehamilan.
Yang perlu diperhatikan adalah jumlah konsumsinya. Air kelapa muda tetap mengandung gula alami sehingga tidak berarti semakin banyak dikonsumsi akan semakin baik.
Kulit Bayi Bisa Berubah Setelah Lahir
Orang tua juga tidak perlu heran jika warna kulit bayi terlihat berbeda beberapa hari atau bulan setelah kelahiran.
Tinjauan ilmiah mengenai warna kulit bayi menunjukkan bahwa pigmentasi pada bayi baru lahir masih mengalami perubahan seiring perkembangan. Produksi melanin pada bayi baru lahir relatif lebih rendah dibandingkan anak yang lebih besar, sementara aktivitas dan distribusi pigmen dapat berubah seiring pertumbuhan.
Karena itu, warna kulit bayi ketika baru lahir tidak selalu menjadi gambaran permanen warna kulitnya ketika tumbuh besar.
Kesimpulannya, anggapan bahwa rutin minum air kelapa muda dapat membuat kulit bayi menjadi putih adalah mitos. Air kelapa muda boleh dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang sehat, tetapi tidak dapat digunakan sebagai cara untuk menentukan atau memutihkan warna kulit bayi.
Hal yang jauh lebih penting selama kehamilan adalah memenuhi kebutuhan nutrisi secara seimbang, melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta mengikuti rekomendasi dokter atau tenaga kesehatan.
Editor : Bhagas Dani Purwoko