RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kebiasaan menahan kencing masih sering dilakukan, terutama ketika seseorang sedang bekerja, bepergian, atau berada di tempat yang sulit menemukan toilet. Namun, muncul anggapan bahwa terlalu sering menahan buang air kecil dapat menyebabkan kencing batu.
Lantas, apakah anggapan tersebut merupakan fakta atau sekadar mitos ?
Menahan Kencing Tidak Langsung Menyebabkan Kencing Batu
Secara umum, sering menahan kencing bukan penyebab langsung terbentuknya batu saluran kemih. Kencing batu atau batu saluran kemih terbentuk ketika mineral dan garam tertentu dalam urine mengendap, mengkristal, kemudian membentuk batu.
Risiko terbentuknya batu saluran kemih dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti kurang minum, tingginya kadar zat pembentuk batu dalam urine, pola makan tertentu, obesitas, riwayat keluarga, serta beberapa kondisi medis.
Meski demikian, bukan berarti kebiasaan menahan kencing dapat dianggap sepele.
Baca Juga: Mitos atau Fakta? Sering Masturbasi Bikin Otak Tidak Fokus dan Mudah Lupa
Apa yang Terjadi Jika Sering Menahan Kencing ?
Menahan urine terlalu lama dan terlalu sering dapat membuat kandung kemih terbiasa menampung urine dalam jumlah besar. Kebiasaan tersebut juga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan pada kondisi tertentu dapat mengganggu fungsi normal kandung kemih.
Selain itu, jika seseorang jarang buang air kecil karena kurang minum atau sengaja menahan urine, urine menjadi lebih terkonsentrasi. Urine yang pekat dapat meningkatkan risiko terbentuknya kristal dan batu pada orang yang memang memiliki faktor risiko, meskipun menahan kencing itu sendiri bukan penyebab tunggal kencing batu.
Kebiasaan menahan kencing juga dapat meningkatkan risiko masalah saluran kemih, terutama jika disertai kebersihan yang kurang baik atau kondisi tertentu yang membuat seseorang rentan mengalami infeksi saluran kemih.
Kenali Gejala Kencing Batu
Batu saluran kemih terkadang tidak menimbulkan gejala ketika ukurannya masih kecil. Namun, ketika batu bergerak atau menghambat aliran urine, sejumlah keluhan dapat muncul.
Gejala yang perlu diperhatikan antara lain nyeri hebat di pinggang atau sisi tubuh, nyeri yang dapat menjalar ke perut bagian bawah atau selangkangan, urine berdarah, nyeri ketika buang air kecil, sering ingin buang air kecil, serta mual dan muntah.
Baca Juga: Mitos atau Fakta? Makan Sambil Bermain HP Bisa Membuat Otak Tidak Fokus
Jika disertai demam atau menggigil, terutama ketika terdapat dugaan sumbatan saluran kemih, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan.
Jangan Biasakan Menahan Kencing
Menahan kencing sesekali karena kondisi tertentu umumnya bukan berarti seseorang akan langsung mengalami kencing batu. Namun, menjadikannya kebiasaan sehari-hari tetap tidak dianjurkan.
Cara sederhana untuk menjaga kesehatan saluran kemih adalah mencukupi kebutuhan cairan, tidak terlalu sering menahan buang air kecil, serta memperhatikan pola makan dan faktor risiko batu saluran kemih.
Kesimpulannya, anggapan bahwa sering menahan kencing pasti menyebabkan kencing batu adalah kurang tepat. Menahan kencing bukan penyebab langsung kencing batu, tetapi kebiasaan tersebut tetap dapat berdampak pada kesehatan kandung kemih dan saluran kemih. Menjaga asupan cairan dan tidak menunda buang air kecil terlalu lama merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko