RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling banyak dialami masyarakat. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal. Selain rutin berolahraga dan mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, pola makan sehat juga berperan penting dalam membantu mengontrol tekanan darah.
Para ahli merekomendasikan pola makan DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) yang menekankan konsumsi makanan kaya kalium, magnesium, kalsium, dan serat, sekaligus membatasi asupan garam, lemak jenuh, serta gula tambahan.
Berikut enam makanan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah:
1. Pisang
Pisang merupakan sumber kalium yang baik. Mineral ini membantu tubuh membuang kelebihan natrium melalui urine dan membantu melemaskan pembuluh darah, sehingga tekanan darah lebih mudah terkontrol.
2. Sayuran Hijau
Bayam, kangkung, brokoli, dan berbagai sayuran hijau lainnya mengandung kalium, magnesium, serta nitrat alami yang dapat meningkatkan produksi oksida nitrat untuk membantu melebarkan pembuluh darah.
3. Bit
Umbi bit dikenal kaya akan nitrat alami yang dapat meningkatkan aliran darah dan membantu menurunkan tekanan darah sistolik. Konsumsi bit, baik dalam bentuk sayuran maupun jus tanpa tambahan gula, dapat menjadi pilihan sehat.
Baca Juga: Mitos atau Fakta? Konsumsi Makanan Manis Berlebih Menyebabkan Anak Menjadi Hiperaktif
4. Ikan Berlemak
Salmon, sarden, dan makarel mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat menjaga kesehatan pembuluh darah, mengurangi peradangan, serta mendukung pengendalian tekanan darah.
5. Kacang-kacangan dan Polong-polongan
Kacang merah, kacang kedelai, lentil, dan buncis merupakan sumber protein nabati, serat, serta mineral penting yang dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil bila dikonsumsi secara rutin.
6. Yogurt Rendah Lemak
Yogurt rendah lemak mengandung kalsium dan probiotik yang berpotensi membantu menurunkan tekanan darah, terutama jika menjadi bagian dari pola makan sehat secara keseluruhan.
Baca Juga: Makanan Sehat dan Aman untuk Ibu Hamil, Kunci Kehamilan yang Sehat dan Janin Tumbuh Optimal
Para pakar mengingatkan bahwa tidak ada satu jenis makanan yang dapat secara instan menyembuhkan hipertensi.
Pengendalian tekanan darah akan lebih efektif jika diimbangi dengan pembatasan konsumsi garam, menjaga berat badan ideal, rutin beraktivitas fisik, tidak merokok, serta mengikuti pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Bagi penderita hipertensi yang sedang menjalani pengobatan, perubahan pola makan sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi agar sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko