Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Anak Ungkap Epy Kusnandar Alami Penyumbatan Darah di Batang Otak: Kenali Fungsinya dan Dampaknya untuk Kesehatan

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 5 Desember 2025 | 02:02 WIB
Epy Kusnandar, sang aktor senior.
Epy Kusnandar, sang aktor senior.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Usai pemakaman aktor Epy Kusnandar pada Rabu (3/12), keluarga almarhum mengungkap penyebab kematian figur legendaris hiburan Indonesia tersebut. Penyebabnya sendiri sebenarnya juga tidak jauh-jauh dari kondisi yang ia alami jelang akhir hayatnya.

Diketahui, Epy sempat divonis mengalami tumor otak pada 2010 silam, dan diperkirakan hanya memiliki sisa hidup empat bulan. Namun ternyata Epy dapat pulih kembali, dan memperpanjang waktu di dunia hingga 14 tahun sebelum dipanggil Yang Maha Kuasa.

Menurut salah satu putra Epy, Damar Rizal Marzuki, meninggalnya sang ayah juga tidak-jauh-jauh dari kondisi tersebut. “CT Scan-nya ada penyumbatan pembuluh darah di batang otak bagian belakang, sempat pingsan dulu katanya,"dikutip dari Jawa Pos.

Kejadian pingsan tersebut juga sering terjadi jelang akhir hayat Epy. Namun Epy sering menolak ajakan pemeriksaan kesehatan oleh keluarganya, karena selalu langsung merasa segar kembali setelah sadarkan diri.

“Dari dulu permasalahan papaku emang di bagian kepala. Waktu itu pernah ada kabar juga tumor otak dan itu udah sembuh dengan pengobatan karena memang kondisinya gak sekritis itu,” tambah Damar.

Ketika akhirnya Epy harus dibawa ke rumah sakit pada Rabu pagi, dokter sudah tidak dapat melakukan tindakan medis untuknya karena keadaan sudah parah. "Yang tersumbat satu tapi mengganggu fungsi ke semuanya. Kata dokter harusnya bisa dilakukan tindakan kalau langsung dibawa ke rumah sakit," jelas Damar.

Sama seperti jantung, batang otak merupakan salah satu bagian penting dari tubuh manusia. Sesuai namanya, batang otak merupakan bagian dari otak yang berbentuk mirip batang bunga, dan menjadi jembatan antara otak dan sistem saraf tubuh.

Menurut penjelasan dari Alodokter dan Cleveland Clinic, batang otak berfungsi untuk menjalankan fungsi bawah sadar manusia, misal bernafas, mengatur detak jantung, mengontrol pergerakan bola mata, menjaga keseimbangan tubuh, batuk, bersin, menelan makanan, menenangkan tubuh untuk tidur, dan lain sebagainya. Tentu bakal sangat susah susah jika seluruh kegiatan tersebut harus dilakukan secara manual oleh otak besar (cerebrum) maupun otak kecil (cerebellum).

Batang otak terletak di bagian paling bawah otak, tepat sebelum otak kecil namun dengan letak lebih rendah. Batang otak terdiri dari tiga komponen, yakni otak tengah (mesencephalon), pons, dan medulla oblongata.

Otak tengah bertugas untuk mengendalikan tubuh dalam urusan keseimbangan tubuh, kesadaran diri, pendengaran dan penglihatan. Pons berfungsi untuk mengendalikan ekspresi wajah dan koordinasi anggota tubuh. Sementara medulla oblongata mengatur pencernaan, detak jantung, pernafasan, dan menyalurkan hasil penerimaan saraf tubuh ke otak.

Sehingga jika pembuluh darah otak mengalami penggumpalan atau penyumbatan seperti yang dialami Epy, akibatnya sangat fatal karena otak otomatis kehilangan kendali atas tubuh. Salah satu gejala yang dapat dialami sesuai dengan deksripsi Damar terhadap ayahnya, yakni pingsan mendadak secara terus-menerus.

Mungkin Anda berpikir, “Apa ini sama dengan stroke?” Kurang lebih benar, secara spesifik yang terjadi dalam kasus ini adalah stroke batang otak tipe iskemik. Selain pingsan, gejala-gejala serupa seperti stroke pada umumnya, seperti mati rasa, sulit bicara dan sulit bergerak, juga dapat terjadi pada penderita stroke batang otak. Kadang gejala lain juga bisa terjadi, misal mual terus-menerus, kesulitan melihat, atau tidak dapat berdiri dengan seimbang.

Stroke batang otak cukup sulit untuk disembuhkan, namun masih dapat ditangani. Sehingga penting bagi kerabat, keluarga atau orang di sekitar penderita untuk segera membawa penderita ke rumah sakit untuk penanganan medis. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Meninggal Dunia #stroke #jantung #kematian #otak #kesehatan #batang otak #tumor otak #sistem saraf #bawah sadar #epy kusnandar #penyumbatan #tindakan medis