RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Menjaga kadar gula darah tetap stabil adalah perjuangan harian bagi penderita diabetes.
Kabar baiknya, selain obat-obatan, ada cara alami yang bisa membantu, yaitu melalui apa yang Anda konsumsi.
Mengonsumsi makanan penurun gula darah tertentu terbukti efektif membantu mengontrol kondisi ini.
Pentingnya Mengontrol Gula Darah
Kadar gula darah dianggap terlalu tinggi jika angkanya melonjak di atas 200 mg/dL. Ini terjadi karena tubuh tidak mampu menggunakan hormon insulin secara efektif, sehingga gula menumpuk di dalam darah alih-alih masuk ke sel untuk diolah menjadi energi.
Untuk itu, penderita diabetes wajib mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan indeks glikemik rendah. Berikut adalah 9 makanan yang terbukti baik untuk membantu menurunkan gula darah Anda.
9 Makanan Penurun Gula Darah yang Wajib Dicoba
1. Kacang-kacangan (Almond, Kacang Tanah)
Sebuah studi menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi sekitar 30 gram kacang-kacangan (seperti almond, kedelai, dan kacang tanah) setiap hari memiliki kadar glukosa yang lebih rendah dan stabil.
Kacang-kacangan ini membantu mengatur dan mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.
Tomat mengandung antioksidan kuat bernama likopen dan antosianin. Kandungan ini dikatakan memiliki efek yang mirip dengan obat antidiabetes acarbose, yaitu memperlambat dan mengurangi pelepasan gula ke dalam darah.
Sebuah penelitian pada hewan di laboratorium juga menunjukkan likopen dapat memperbaiki kinerja insulin.
3. Alpukat
Jangan takut lemaknya! Alpukat kaya akan lemak sehat dan mineral yang justru dapat menurunkan risiko diabetes, berdasarkan penelitian.
Nutrisi dalam alpukat bekerja dengan cara meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga kadar gula darah lebih mudah terkendali.
4. Ceri
Seperti tomat, buah ceri kaya akan antosianin. Zat ini sangat penting karena mampu memengaruhi dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Jika sensitivitas insulin baik, hormon tersebut dapat bekerja optimal mengontrol gula darah.
5. Makanan Tinggi Protein (Ikan & Telur)
Makanan berprotein tinggi seperti telur, ikan, dan kacang-kacangan sangat efektif. Ikan dan telur, khususnya, mengandung lemak sehat omega-3 yang dapat menstabilkan kadar gula darah sekaligus mengurangi peradangan dalam tubuh.
Baca Juga: 7 Tanda Tubuh Kekurangan Serat, dan Cara Mengatasinya
6. Cuka Sari Apel
Anda bisa mencoba mengonsumsi 1 sendok makan cuka apel yang dicampur dengan 1 gelas air. Cuka apel kaya antioksidan yang diduga dapat mengurangi kadar gula darah.
Namun, penting untuk dicatat bahwa cara kerja dan efek pastinya terhadap pengobatan diabetes secara langsung masih belum jelas.
7. Sayuran Hijau (Bayam, Kangkung, Brokoli)
Manfaat sayuran hijau datang dari kandungan serat, vitamin, dan mineralnya yang tinggi. Berbagai nutrisi ini terbukti dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mencegah terjadinya diabetes.
8. Gandum Utuh
Gandum utuh termasuk dalam kategori makanan dengan indeks glikemik rendah. Artinya, makanan ini tidak akan membuat gula darah Anda naik dengan cepat dan drastis, sehingga kadarnya tetap terkendali.
9. Biji Fenugreek (Kelabat/Hulbah)
Biji fenugreek kaya akan serat larut. Serat jenis ini bekerja ampuh membantu menurunkan gula darah dengan cara memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat. Hasilnya, gula darah tidak melonjak drastis setelah makan.
PERHATIAN: Makanan Saja Tidak Cukup!
Meskipun 9 makanan di atas sangat bermanfaat, ada beberapa hal krusial yang wajib Anda ingat:
-
Jangan Berlebihan: Mengonsumsi makanan di atas secara berlebihan tetap tidak disarankan.
-
Awas Hipoglikemia: Jika Anda sudah rutin mengonsumsi obat diabetes, batasi konsumsi makanan penurun gula darah ini. Konsumsi berbarengan dapat memicu hipoglikemia, atau kondisi di mana kadar gula darah turun terlalu rendah.
-
Bukan Obat Ajaib: Makanan penurun gula darah TIDAK BISA mengobati diabetes dengan sendirinya.
Penderita diabetes juga wajib menerapkan pola hidup sehat secara menyeluruh, meliputi:
-
Rutin berolahraga (minimal 150 menit per minggu).
-
Mencukupi waktu tidur (setidaknya 7–8 jam sehari).
-
Minum air putih (minimal 8 gelas sehari).
-
Menjaga berat badan ideal. (*)