Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Idul Adha dan Mitos Daging Kambing: Saatnya Meluruskan Fakta

Hakam Alghivari • Kamis, 5 Juni 2025 | 01:50 WIB
Daging kurban.
Daging kurban.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Menjelang Hari Raya Idul Adha, aroma khas sate dan gulai mulai tercium di berbagai penjuru. Namun, di balik semarak perayaan, muncul pertanyaan klasik: "Mana yang lebih sehat, daging kambing atau sapi?" Banyak yang menghindari daging kambing dengan alasan dapat memicu hipertensi dan kolesterol tinggi. Benarkah demikian? 

Membedah Kandungan Gizi: Kambing vs. Sapi

Data dari United States Department of Agriculture (USDA) menunjukkan bahwa dalam 100 gram daging kambing terdapat sekitar 3,03 gram lemak dan 75 miligram kolesterol. Sebaliknya, daging sapi mengandung sekitar 7,72 gram lemak dan 80 miligram kolesterol dalam porsi yang sama . Artinya, daging kambing memiliki kandungan lemak dan kolesterol yang lebih rendah dibandingkan daging sapi. 

Selain itu, daging kambing juga mengandung zat besi lebih tinggi, yakni sekitar 3,73 miligram per 100 gram, dibandingkan dengan daging sapi yang mengandung sekitar 2,24 miligram . Zat besi penting untuk mencegah anemia dan menjaga kesehatan darah. 

Mitos dan Fakta: Daging Kambing Penyebab Hipertensi?

Stigma bahwa daging kambing menyebabkan tekanan darah tinggi tidak sepenuhnya benar. Faktanya, cara pengolahan dan porsi konsumsi lebih berpengaruh terhadap kesehatan. Mengolah daging kambing dengan banyak santan, minyak, atau garam dapat meningkatkan risiko hipertensi . Sebaliknya, memasak dengan cara direbus atau dipanggang tanpa tambahan lemak berlebih lebih disarankan. 

Tips Sehat Menikmati Daging Kurban

1. Pilih Bagian Daging Rendah Lemak: Hindari bagian berlemak atau jeroan. 

2. Metode Memasak Sehat: Pilih cara memasak seperti merebus, memanggang, atau menumis dengan sedikit minyak. 

3. Batasi Porsi: Konsumsi daging merah sebaiknya tidak lebih dari 100 gram per hari. 

4. Kombinasikan dengan Sayur dan Buah: Menambahkan serat dari sayuran dan buah dapat membantu mengimbangi asupan lemak dan kolesterol. 

Daging kambing, jika diolah dan dikonsumsi dengan bijak, bukanlah musuh bagi kesehatan. Justru, kandungan gizinya yang lebih rendah lemak dan kolesterol dibandingkan daging sapi menjadikannya pilihan yang baik, terutama bagi mereka yang memperhatikan kesehatan jantung dan kadar kolesterol. Saat Idul Adha, mari nikmati daging kurban dengan cara yang sehat dan penuh kesadaran. (feb)

Editor : Hakam Alghivari
#daging kambing #kurban #daging kurban #Idul Adha #daging sapi