Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Kasus DBD di Blora Meningkat, Permintaan Darah Melonjak

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 30 Desember 2024 | 21:00 WIB
Ilustrasi Kasus DBD di Blora (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi Kasus DBD di Blora (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

 

BLORA, Radar Bojonegoro – Meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Blora turut berimbas pada tingginya permintaan darah. Dalam tiga bulan terakhir, permintaan darah tiap bulannya meningkat sampai 40 persen.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora mencatat hingga 30 November 2024 ada 347 kasus DBD dengan sembilan korban meninggal dunia. Tingginya angka DBD itulah yang turut memicu kenaikan permintaan darah.

Kepala Palang Merah Indonesia (PMI) Blora Sutikno Slamet menyebut, permintaan stok darah meningkat drastis sejak tiga bulan terakhir. Dari yang semula rerata bulanan hanya 1.000 kantong darah. Kemudian, bertambah 400 kantong tiap bulannya.

’’Biasanya permintaan 1.000 kantong per bulan. Tapi karena musim hujan dan banyak pasien DBD, permintaan meningkat menjadi 1.400 kantong per bulan,” ungkapnya. Meski begitu, PMI Blora masih mampu memenuhi kebutuhan stok darah berkat dukungan komunitas relawan pendonor yang baru berusia tiga tahun.

’’Alhamdulillah, berkat komunitas relawan, kami bisa melayani permintaan. Harapannya, lebih banyak yang bergabung tahun depan,” ujar Sutikno. Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif mendonorkan darah, terutama di musim penghujan.

Guna membantu pasien DBD yang membutuhkan transfusi darah. PMI Blora terus berupaya menjaga ketersediaan stok darah demi memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. (hul/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#PMI #PMI Blora #palang merah #darah #Dinkes Blora #dinkes #demam berdarah #dbd #Musim Hujan #pasien #stok darah #blora