BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Temayang. Rumah sakit ini terletak di desa Temayang, Kecamatan Temayang.
Hal itu merupakan upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan. Dan, memastikan semua orang, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, atau geografis dapat mengakses pelayanan kesehatan berkualitas dan terjangkau.
Juga upaya peningkatan akses layanan kesehatan rujukan di wilayah selatan Bojonegoro. RSUD Temayang dikembangkan pada area seluas 23.500 meter persegi. Terdiri atas tiga lantai dengan luas bangunan 10.078 meter persegi.
Direncanakan untuk memberikan pelayanan spesialis di berbagai bidang. Serta, dilengkapi pelayanan penunjang seperti laboratorium, farmasi, dan radiologi dengan peralatan kesehatan canggih yang memadai.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro dr. Ani Pujiningrum menjelaskan, pembangunan RSUD Temayang dilaksanakan dengan mempertimbangkan secara geografis wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro.
Karena wilayah ini sangat luas dan rujukan ke RS di wilayah Kota Bojonegoro membutuhkan waktu. Selain itu, mempertimbangkan rata-rata hunian tempat tidur (BOR) RS di Bojonegoro yang tinggi. Dokter Ani menambahkan, pembangunan rumah sakit ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan kesehatan rujukan.
Tidak hanya untuk masyarakat Bojonegoro, tetapi juga untuk Kabupaten tetangga yang membutuhkan. Dan, diharapkan dapat menjadi pusat wisata kesehatan baru sebagai rujukan, dan kunjungan dari kabupaten sekitar. Terutama dari wilayah dekat perbatasan Kabupaten Nganjuk.
Peningkatan kunjungan diharapkan membawa dampak positif pada masyarakat sekitar. Berupa pertumbuhan sentra-sentra UMKM baru. Dan, membuka lapangan kerja baru di sekitar rumah sakit. Yang dapat berdampak pada peningkatan ekonomi daerah. ’’Nantinya, dengan meningkatnya kunjungan dapat berpengaruh terhadap sektor lain. Terutama ekonomi,” ujarnya.
Saat ini, RSUD Temayang dalam proses pembangunan fisik gedung pelayanan, penunjang, dan pemenuhan sarana prasarana, serta alat kesehatan. Rumah sakit ini direncanakan segera beroperasi pada tahun 2025. (*/tih)
Editor : Hakam Alghivari