LAMONGAN, Radar Lamongan - Selama berpuasa, sebagianorang mungkin mengeluhkanbau mulut. Ituhal yang wajar. Karena saatberpuasa, kita menahan minumselama beberapa jam.Tubuh kekurangan cairan,hingga bakteri berkembang.
Bau tersebut, tak hanya itupenyebabnya. Ada banyakfaktor lainnya. Misalnya, adanyakarang atau lubang gigi.Itu juga bisa mengakibatkanmunculnya bau mulut.
Nah, pada kondisi puasa, baumulut bisa juga muncul dikarenakankondisi ronggo mulutyang kering, sehingga bakteriberkembang lebih banyak.
Bakteri ini cepat menghasilkanproduk yang membuatbau mulut tak bisa nyamanbagi semua. Karena itu, menjagakebersihan mulut saatdi Ramadan juga penting.Kita perlu meningkatkankebersihan mulut agar produksibakteri menurun.Selain itu, perlu menjagaasupan makanan dan minuman.Hindari makanandengan bau menyengat saatberbuka dan sahur.
Meskipun puasa, asupancairan yang masuk ke dalamtubuh harus banyak. Bisadisiasati dengan masing –masing segelas air ketikaberbuka, setelah berbuka,sebelum terawih dan setelahterawih, sebelum tidur, sebelumsahur, setelah amakansahur, dan menjelang imsak.Asupan sayur dan proteinjuga harus mencukupi.
Jangan makan makananyang terlalu tajam saat sahurseperti jengkol dan petaikarena meskipun sudahdibersihkan, tetap saja bau.
Jangan lupa, rajin membersikangigi dengan caragosok gigi secara cermatdan teliti. (mal)
Editor : Hakam Alghivari