Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Sahur, Tidur Lagi, Bangun, Mengapa Mulut Terasa Pahit?

Hakam Alghivari • Sabtu, 30 Maret 2024 | 00:15 WIB
drg Farichah Septiana Arindani Dokter Gigi RSUD Ngimbang
drg Farichah Septiana Arindani Dokter Gigi RSUD Ngimbang

Lamongan, Radar Lamongan - Setelah sahur, sebagianorang memilih kembali tidur.Namun, mungkin ada yang mengalami hal seperti ini.Saat bangun lagi, mulut tiba– tiba terasa pahit dan seperti ingin hendak meludah.

Berbahaya kah?Mulut yang terasa pahit daningin meludah saat berpuasa, merupakan kondisi yangnormal. Saat berpuasa, kitamenahan minum selama beberapajam, sehingga tubuhkekurangan cairan. Hal tersebut,menyebabkan produksiair ludah juga berkurang danmulut terasa kering.Tak hanya itu.

Mulut yangterasa kering, menyebabkanproduksi bakteri dalam mulutmeningkat, apalagi saat tertidur.Adanya peningkatanproduksi bakteri tersebutmemicu bau tidak sedap danperubahan indra pengecappada lidah, termasuk rasapahit. Wajar bila saat berpuasaterjadi hal-hal tersebut.Terpenting, semua menjagakebersihan mulut saat diRamadan.

Sehingga, produksibakteri menurun. Selainitu, penting juga menjagaasupan cairan saat berbukadan sahur.Minum air putih 8 gelasdalam semalam. Tidak harussekali duduk menghabiskan8 gelar air putih. Bisa dicicil.Mengurangi makanan yangterlalu pedas dan berbau menyengatjuga dapat dilakukanuntuk membantu menjagakesehatan mulut dan gigi.

Sementara konsumsi buahdan sayur yang bagus untukkesehatan gigi dan mulut diantaranya apel dan stroberi.Gosok gigi sebaiknyadilakukan sesudah sahur danberbuka agar tidak memberikesempatan bakteri bertemudengan sisa makanan. Janganlupa juga untuk membersihkankarang gigi. (mal/yan)

 

Editor : Hakam Alghivari
#mulut #kesehatan #puasa #bau #lamongan #ramadhan